SUMENEP, Bongkar86.com — Pasca viral video sampah berserakan di pantai Slopeng, Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Sami’oeddin angkat bicara.
Kritik dan sorotan tersebut viral lewat akun TikTok @setyo_33 dan Instagram @Wargamadura. Video berdurasi 33 detik itu diunggah pada Kamis (26/3/2026).
Bahkan, selain itu, wisatawan tersebut juga menyoroti harga tiket yang mahal dan tidak sepadan dengan kondisi destinasi wisata yang disuguhkan ke pengunjung.
Anggota Komisi IV DPRD Sumenep Sami’oeddin mengatakan bahwa keluhan wisatawan tersebut menjadi tamparan keras bagi Pemkab Sumenep.
Dengan kondisi fasilitas wisata yang memalukan itu, menurutnya, akan membuat wisatawan dari luar kota enggan untuk berkunjung.
“Di sana (Pantai Slopeng, red.) kondisinya memang buruk serta tiketnya mahal. Kalau wisatawan dan orang banyak sudah tahu dengan kondisi ini, pasti banyak yang ogah untuk berwisata ke Sumenep,” terangnya
Bahkan, Pihaknya menilai, kondisi destinasi wisata yang dikelola Pemkab Sumenep selama ini justru kalah saing dengan yang dikelola swasta.
“Saya amati justru lebih banyak yang berwisata ke wisata swasta seperti Bukit TAWAP di Kecamatan Saronggi. Padahal Pantai Slopeng dan Lombang itu dikelola Pemkab dan didanai pemerintah, tapi kalah dengan swasta,” ujarnya.
Oleh karena itu, Sami’oeddin meminta Pemkab Sumenep berbenah untuk memperbaiki kualitas destinasi wisata di Kota Keris.
“Kami sudah meminta Kepala Disbudporapar yang baru untuk berbenah dengan serius saat rapat dengar pendapat beberapa waktu lalu. Kami tunggu keseriusan dinas terkait,” pungkasnya.(Apo)












Komentar