Maulid Nabi di DPRD Sumenep, Ketua Zainal Arifin Usulkan Yasin-Tahlil Jadi Tradisi Tiap Nisfu Syakban

Infrastruktur1239 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gedung DPRD Kabupaten Sumenep menjadi momentum untuk memperkuat kegiatan keagamaan di lingkungan lembaga legislatif. Ketua DPRD Kabupaten Sumenep “Zainal Arifin” bahkan mengusulkan pembacaan Yasin dan Tahlil bersama setiap Nisfu Syakban menjadi tradisi baru.

Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan, anggota DPRD, Sekretariat DPRD, serta Dr. KH. Raden Taufikurrahman Syakur yang hadir memberikan tausiah. Ketua DPRD Kabupaten Sumenep juga memaklumi sejumlah anggota yang tidak hadir karena sedang mengikuti bimbingan teknis (Bimtek).

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Sumenep “Zainal Arifin” menyampaikan apresiasi kepada Sekwan, para kepala bagian dan staf yang telah mewujudkan pelaksanaan Maulid Nabi di kantor DPRD Sumenep. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin setiap tahun.

“Maulid Nabi ini jangan hanya menjadi rutinitas atau sekadar berselawat, tetapi bagaimana kita bisa mengambil hikmah dan meneladani Rasulullah SAW. Kita semua harus menjaga adab, membersihkan hati dan mengingat bahwa pada akhirnya setiap manusia akan menghadapi kematian,” ujarnya.

Suasana sambutan berlangsung santai dengan sejumlah candaan, termasuk cerita mengenai doa seorang staf bernama Jazuli serta kelakar Ketua DPRD yang menyebut Sekwan sebagai “Siksaan Dewan”. Namun, ia tetap menekankan pentingnya kesiapan mental dan keikhlasan dalam menjalankan tugas.

Ketua DPRD Kabupaten Sumenep juga mengingatkan bahwa setiap manusia pasti akan menghadapi kematian. Karena itu, ia meminta agar kehidupan tidak diisi dengan kesombongan maupun keserakahan, melainkan dengan amal dan perbuatan yang memberikan manfaat.

“Kita jangan sombong dan jangan serakah dalam menjalani kehidupan, karena setiap orang pasti punya ujian masing-masing. Yang terpenting bagaimana kita tetap bersabar, memperbaiki amal dan memberikan manfaat bagi orang lain,” katanya.

Ia turut menyampaikan pengalaman menghadapi ujian kehidupan ketika anaknya mengalami sakit selama sekitar sepuluh bulan. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa setiap manusia memiliki ujian masing-masing dan harus menghadapinya dengan kesabaran.

Menjelang akhir sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Sumenep meminta Sekwan menjadikan pembacaan Yasin dan Tahlil bersama setiap Nisfu Syakban sebagai agenda keagamaan baru di lingkungan DPRD Kabupaten Sumenep. Usulan tersebut langsung mendapat persetujuan dari para hadirin.

“Saya titip kepada Sekwan agar ke depan bisa dibuat tradisi pembacaan Yasin dan Tahlil bersama setiap Nisfu Syakban,” ujarnya.(Yetno/Apo)

Komentar