SUMENEP, Bongkar86.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI merencanakan pembangunan laboratorium kesehatan di Pulau Madura untuk penyakit berpotensi wabah, termasuk campak.
Keberadaan laboratorium ini diharapkan memudahkan deteksi dini dan mempercepat penanganan pasien agar penyakit tidak menyebar di masyarakat.
“Kami ingin Pulau Madura ada satu laboratorium untuk penyakit campak supaya mudah mendeteksinya, manakala ada pasien yang memiliki gejala penyakit itu,” ujar Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, saat kunjungan kerja di Kabupaten Sumenep, Kamis (28/08/2025).
Selama ini, pasien di Sumenep harus dikirim ke Surabaya untuk pemeriksaan, yang memakan waktu cukup lama. Dengan laboratorium di Madura, proses diagnosis dan penanganan pasien bisa lebih cepat dan berkelanjutan.
Menkes juga mengapresiasi kerja cepat Puskesmas, dokter, dan tenaga medis lainnya dalam menangani campak. Ia berharap imunisasi massal atau Outbreak Response Immunization (ORI) bisa menghentikan penambahan pasien campak sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi.
“Kecepatan deteksi sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit dan menyelamatkan lebih banyak nyawa,” pungkas Menkes.
Komentar