Atap Madrasah Rusak, Pemkab Sumenep Bergerak Cepat, Selamatkan KBM Kembali Normal

Infrastruktur624 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Pasca fasilitas Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hidayatul Musttaqin diterjang bencana, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, langsung bergerak cepat merespons kerusakan tersebut.

Hal itu di respon langsung oleh Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo yang diwakili Wakil Bupati K.H. Imam Hasyim turun langsung meninjau kondisi bangunan Madrasah Hidayatul Muttaqin di Desa Gapura Timur, Kecamatan Gapura, Senin (9/3/2026) pagi.

“Akibat bencana kemarin, bagian atap Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hidayatul Musttaqin mengalami kerusakan, ” kata Wakil Bupati K.H. Imam Hasyim, S.H.,M.H

Menurut Wabup, pemerintah daerah akan segera mengambil langkah perbaikan agar proses belajar mengajar di sekolah tersebut tidak terganggu, ” terangnya

Bahkan, kata Wabup, langkah ini untuk membantu agar kegiatan belajar mengajar bisa kembali berjalan aman dan nyaman,” ujarnya

Wabup menegaskan bahwa keberlangsungan pendidikan menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama ketika lembaga pendidikan terdampak bencana, ” tegasnya

“Fasilitas pendidikan harus tetap terjaga. Anak-anak harus tetap bisa belajar dengan baik, ” tuturnya

Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sumenep menyempatkan juga menyerahkan bantuan kepada pihak sekolah melalui program kemanusiaan untuk membantu pemulihan pascabencana.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep, Akhmad Rahman, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap lembaga pendidikan yang terdampak musibah.

“Melalui program Baznas Sumenep Peduli, kami berupaya hadir membantu lembaga pendidikan yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan sekolah,” kata Akhmad Rahman.

Dirinya juga berharap dukungan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para guru dan siswa untuk tetap melanjutkan kegiatan belajar mengajar.

“Semoga bantuan ini memberikan semangat baru bagi para guru dan siswa. Pendidikan harus tetap berjalan, meskipun sekolah sedang menghadapi kondisi yang tidak mudah,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati didampingi sejumlah unsur terkait, di antaranya perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia, Dinsos P3A, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumenep, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sumenep, serta Camat Gapura.(Apo)

Komentar