Puskesmas Sapeken Lakukan Program Pemberian Obat Cacing Pada Anak Usia Prasekolah

Infrastruktur3438 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Puskesmas Sapeken, Madura Jawa Timur, melaksanakan POPM (Pemberian Obat Pencegahan Massal) yaitu Obat Cacing. Ini adalah sebuah program kesehatan yang bertujuan untuk mencegah penyebaran penyakit cacingan dengan memberikan obat secara serentak kepada populasi yang berisiko.

Pemberian obat cacing kepada anak usia prasekolah untuk meningkatkan gizi dan mencegah stunting. Rabu 19/8/2026

Program Pemberian Obat cacing pada anak adalah salah satu Program Pemerintah yang wajib dilaksanakan. Idealnya pemberian obat cacing dilakukan satu tahun 2 kali, atau enam bulan sekali,” yang bertujuan untuk membebaskan atau menurunkan angka penyakit kecacingan pada anak usia prasekolah dan anak usia sekolah melalui pemberian obat cacing terintegrasi.

Kepala Puskesmas Sapeken drg. Siti Amina Z, M.Kes. menyampaikan bahwa pemberian obat cacing ini dilaksanakan di Posyandu, PAUD, TK dan SD yang berada diwilayah kerja Puskesmas Sapeken.

“Program Pemberian Obat Cacing merupakan salah satu Program Pemerintah yang bertujuan untuk membebaskan atau menurunkan angka penyakit kecacingan pada anak, mulai usia balita, usia prasekolah hingga anak usia sekolah melalui pemberian obat cacing terintegrasi.

Menurutnya, Cacingan adalah istilah umum untuk infeksi cacing parasit dalam tubuh manusia. Penyebab utama cacingan adalah infeksi cacing yang masuk melalui makanan, minuman, atau tanah yang terkontaminasi.

Sasaran kegiatan, Siti Amina menjelaskan pemberian obat cacing pada balita dan anak usia prasekolah (12 – 59 bulan) dilaksanakan TK/ PAUD. Sedangkan
Pemberian obat cacing pada anak usia 6 – 12 tahun dilaksanakan secara terintegrasi melalui kegiatan UKS di 8 Sekolah Dasar wilayah kerja Puskesmas Sapeken.

Dosis Pemberian Obat Cacing, kata Siti Amina, Obat yang digunakan adalah Albendazol.
Dosis obat anak usia 1 sampai dengan 2 tahun diberikan ½ tablet (200 mg)
Dosis obat anak usia 2 sampai dengan 12 tahun diberikan 1 tablet (400 mg)

Tanda dan gejala cacingan, Siti Amina mengatakan diantaranya

1. Sakit perut: Kram atau nyeri perut, terutama di sekitar usus.
2. Diare: BAB sering dan berair.
3. Gatal di anus: Terutama pada malam hari.
4. Mual dan muntah: Terutama pada infeksi cacing kremi atau cacing gelang.
5. Penurunan berat badan: Jika infeksi cacing berlangsung lama atau parah.
6. Anemia: Kekurangan sel darah merah.
7. Ruam kulit: Pada beberapa jenis infeksi cacing.

Akibat dari Kecacingan:

1. Anak mudah lelah dan rewel
2. Anak menjadi kurang gizi karena cacing menisap makanan dari usus
3. Anak menjadi anemia karena menisap darah dalam tubuh
4. Menurunkan kemampuan konsentrasi pada anak sekolah sehingga menurunkan prestasi belajar.

Cara mencegah cacingan yaitu :
1. Jaga kebersihan pribadi
2. Cuci makanan dengan bersih
3. Masak makanan sampai matang
4. Minum air yang bersih
5. Hindari kontak dengan tanah yang terkontaminasi
6. Bersihkan lingkungan
7. Terapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari
8. Berikan obat cacing pada hewan peliharaan

Siti Amina menegaskan bahwa kegiatan ini dilakukan melibatkan petugas perawat desa dan bidan desa. (Apo)

Komentar