Disparbudpora Sumenep Gelar Parade Musik Tong-Tong 2026, Ini Pesan Sekda Agus Dwi Saputra

Infrastruktur8301 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Semarak budaya Madura kembali menggema di jantung Kota Sumenep. Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Dinas Bupati Sumenep, Sabtu (6/6/2026) malam, untuk menyaksikan pembukaan Parade Musik Tong-Tong Tahun 2026, sebuah agenda budaya tahunan yang menjadi ikon pelestarian seni tradisional di ujung timur Pulau Madura.

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si., yang hadir mewakili Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H.

Acara pembukaan berlangsung semarak dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep beserta jajaran, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Selain itu tampak hadir para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, pimpinan BUMN dan BUMD, unsur Forkopimcam Kota Sumenep, tokoh masyarakat, pegiat seni budaya, serta ribuan warga yang memadati kawasan depan Rumah Dinas Bupati Sumenep untuk menyaksikan jalannya parade.

Parade Musik Tong-Tong tidak hanya menjadi ajang hiburan rakyat, tetapi juga menjadi ruang ekspresi seni sekaligus upaya nyata menjaga eksistensi budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, Sekdakab Agus Dwi Saputra, S.Sos.,M.Si, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, komunitas musik tong-tong, pelaku seni, dan masyarakat yang terus berkomitmen melestarikan warisan budaya leluhur Madura.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Parade Musik Tong-Tong tahun ini. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa masyarakat Sumenep memiliki kepedulian yang tinggi terhadap pelestarian budaya daerah,” kata Sekdakab Agus Dwi Saputra saat membacakan sambutan Bupati Sumenep.

Menurutnya, musik tong-tong merupakan salah satu identitas budaya yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Madura dan harus terus diwariskan kepada generasi muda.

“Musik Tong-Tong bukan sekadar pertunjukan seni. Di dalamnya terdapat nilai sejarah, kebersamaan, kreativitas, dan jati diri masyarakat Madura yang harus kita jaga bersama agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sekdakab Agus Dwi Saputra menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong pengembangan sektor kebudayaan sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah yang terintegrasi dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kami berharap Parade Musik Tong-Tong tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tetapi juga mampu memperkuat daya tarik wisata daerah, menggerakkan perekonomian masyarakat, serta memperkenalkan kekayaan budaya Sumenep ke tingkat nasional bahkan internasional,” ungkapnya.

Antusiasme masyarakat yang memadati sepanjang rute parade menjadi bukti bahwa seni tradisional masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.

Penampilan puluhan grup musik tong-tong dengan berbagai kreasi aransemen dan atraksi budaya sukses menyedot perhatian para penonton.

Pemerintah Kabupaten Sumenep optimistis keberlangsungan kegiatan budaya seperti Parade Musik Tong-Tong akan semakin memperkuat citra daerah sebagai kabupaten yang kaya akan tradisi, seni, dan kearifan lokal.

Selain menjadi sarana pelestarian budaya, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat identitas budaya daerah, dan bersama-sama membangun Kabupaten Sumenep yang unggul, mandiri, serta sejahtera melalui kekuatan budaya yang kita miliki,” tutup Agus Dwi Saputra.

Usai menyampaikan sambutan Bupati Sumenep, Sekda Agus Dwi Saputra secara resmi membuka Parade Musik Tong-Tong Tahun 2026 dengan mengucapkan basmalah yang disambut tepuk tangan meriah dari ribuan masyarakat yang hadir.

Parade Musik Tong-Tong 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya Madura sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Sumenep sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam merawat identitas budaya daerah sebagai aset berharga yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.(Tim/Red)

Komentar