Disdikbud Pamekasan Resmi Keluarkan Surat Edaran Pembatasan Pembelajaran Selama Ramadan

Infrastruktur27 Dilihat

PAMEKASAN, Bongkar86.com— Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur, resmi mengeluarkan surat edaran tentang pembatasan kegiatan pembelajaran selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Jum’at, 13/2/2026. Kebijakan ini diterapkan untuk menyesuaikan kondisi peserta didik yang menjalankan ibadah puasa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto, menyampaikan bahwa penyesuaian tersebut bertujuan agar proses belajar tetap berjalan efektif tanpa mengganggu kesehatan dan kekhusyukan siswa dalam beribadah.

“Pembatasan jam pembelajaran ini dilakukan sebagai bentuk penyesuaian selama Ramadhan, sehingga siswa tetap bisa belajar dengan baik sekaligus menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

Menurutnya, Dalam edaran tersebut dijelaskan, kegiatan pembelajaran yang biasanya dimulai pukul 07.00 WIB diubah menjadi pukul 07.30 WIB. Selain itu, durasi setiap jam pelajaran dikurangi 10 menit.

Bahkan, kata Akhmad Basri Yulianto,, Sekolah juga diminta mengakhiri kegiatan belajar lebih awal, yakni pukul 11.30 WIB untuk hari Senin hingga Kamis dan Sabtu, serta pukul 10.00 WIB pada hari Jumat.

Basri Yulianto menambahkan, selain pembelajaran tatap muka, sekolah juga diarahkan untuk mengisi kegiatan Ramadhan melalui program Pesantren Ramadhan yang meliputi aktivitas keagamaan, seperti tadarus Al-Qur’an, pembinaan karakter, hingga kegiatan sosial.

Basri Yulianto menegaskan, Pada awal Ramadhan, tepatnya 18–21 Februari 2026, kegiatan pembelajaran dilaksanakan di luar satuan pendidikan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai penugasan dari sekolah. Sementara itu, menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri, siswa akan menjalani masa libur yang telah ditetapkan dalam kalender pendidikan.

Basri berharap kebijakan ini dapat dipatuhi oleh seluruh satuan pendidikan di Pamekasan agar kegiatan belajar selama bulan suci tetap kondusif dan sekolah dapat melaksanakan edaran ini dengan baik, sehingga Ramadhan menjadi momentum pembentukan karakter dan peningkatan keimanan peserta didik.

Ia juga menghimbau para orang tua dan guru untuk turut berperan aktif dalam mendampingi siswa selama belajar di rumah.

“Untuk himbauan kepada para orang tua siswa, agar tetap memberikan bimbingan pendidikan kepada anak-anaknya untuk mengisi waktu luang di bulan Ramadhan. Supaya para siswa tetap belajar secara kondusif di rumah. Kami juga menghimbau kepada para guru untuk terus memberikan tugas yang dapat dikerjakan di rumah masing-masing siswa,” tambahnya.(Rob/Fan/Lis)

Komentar