Safari Ramadan Kedua di Pakong, Bupati Pamekasan Santuni 100 Anak Yatim dan Dhuafa

Infrastruktur647 Dilihat

PAMEKASAN, Bongkar86.com — Kegiatan Safari Ramadan kedua, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan digelar di Kecamatan Pakong dengan penuh khidmat dan kebersamaan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman, S.H., M.Si dan dihadiri para Pepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta tokoh masyarakat setempat.Rabu, (25/2/2026).

Safari Ramadhan kali ini dikemas dengan beragam kegiatan sosial dan keagamaan. Salah satu agenda utamanya adalah pemberian santunan kepada 100 anak yatim dan kaum dhuafa’. Kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat menjadi momentum mempererat silaturrahmi sekaligus menyapa langsung warga di tingkat kecamatan.

Dalam sambutannya, Bupati Pamekasan Kholilurrahman menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadhan merupakan bagian dari upaya memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

“Semoga dengan adanya silaturrahmi yang mengusung konsep menyapa masyarakat kecamatan ini mampu meningkatkan kebersamaan kita menjadi lebih erat, ” pintahnya

Menurut Kholilurrahman, walaupun dalam kondisi defisit anggaran yang terbilang kurang baik, baik pada relokasi pembangunan maupun program dibandingkan tahun sebelumnya,” tegasnya.

Bupati berharap masyarakat dapat memahami situasi dan kondisi keuangan daerah saat ini. Meski demikian, ia menegaskan komitmennya untuk tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Pamekasan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada lembaga penyalur bantuan, Bani Insan Peduli, yang telah berpartisipasi membantu masyarakat kurang mampu dan memberikan santunan kepada anak-anak yatim, terlebih di bulan yang penuh keberkahan ini.

Sementara itu, Camat Pakong, Rifki, menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen pemerintah maupun masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh perwakilan pemerintah kabupaten dan seluruh masyarakat. Berkat adanya kegiatan ini kita mampu bertemu dan bersilaturrahmi.

Harapan ke depan, semoga pemerataan terkait infrastruktur seperti yang disampaikan oleh bapak bupati bisa terwujud sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat Pakong,” tuturnya.

Safari Ramadhan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya dalam menyerap aspirasi dan memperkuat solidaritas sosial di tengah tantangan anggaran yang ada.(Burn/Lis)

Komentar