Polres Sumenep Larang Adakan Takbir Keliling, Pemkab Akan Buka Tempat Wisata H+1

Pemerintahan24 Dilihat

Sumenep, Bongkar86.com – Dalam menyambut malam Idul Fitri, Kapolres Sumenep melarang adakan takbir keliling. Namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura Jawa Timur, memutuskan untuk membuka semua tempat wisata H+1. Sabtu (08/5/2021)

Sementara Kapolres AKBP Darman, S.I.K mengatakan bahwa dalam menyambut malam Idul Fitri 1442 H/2021 nanti masyarakat dilarangan melakukan kegiatan takbir keliling. Sebab hal ini dalam upaya menjaga zona hijau Covid-19.

“Bahkan larangan ini demi kebaikan kita semua dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19.

Menurut Darman, takbir keliling dapat mengundang kerumunan, sehingga takbir keliling pada masa pandemi Covid-19 ditiadakan.

Darman menegaskan, bila warga masyarakat tetap mangkel mengadakan takbir keliling, maka kami tidak segan-segan memberikan sanksi kepada mereka.

Sementara Kabid Pariwisata, Disparbudpora Sumenep, Imam Bukhari selaku Plt Sekretaris Disparbudpora menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep telah memutuskan untuk membuka semua tempat wisata baik milik Pemkab maupun yang dikelola swasta usai hari takbiran nanti.

“Hal itu untuk penunjang perekonomian masyarakat. Terlebih, dalam satu tahun terakhir, Sumenep dilanda Pandemi Covid-19.

Menurut Bukhari, Dengan dibukanya lagi tempat-tempat wisata, semoga bisa memulihkan perekonomian Sumenep pasca dilanda Covid-19,”

Lanjut Bukhari, untuk membuka kembali Bupati Sumenep melalui Sekretaris Daerah meminta agar pembukaan wisata itu diawali dengan surat permohonan kepada Satgas Covid-19.

“Namun bagi pengelola yang sudah mengajukan permohonan kepada Satgas Covid-19, maka selanjutnya akan diverifikasi ke lokasi wisata terkait kelayakan protokol kesehatannya dan bila Prokesnya layak maka wisata tersebut akan mendapatkan rekomendasi untuk bisa dibuka dan boleh menerima pengunjung lagi.

Bukhari menegaskan setiap pengelola (wisata) diharuskan membuat surat pernyataan kesiapan ditutup bila melanggar Prokes.(apo)

Komentar