Lantik Staf Ahli, Bupati Sumenep Perkuat Kinerja dan Pelayanan Publik

Infrastruktur914 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep bergerak cepat memperkuat struktur birokrasi. Sejumlah jabatan strategis yang sempat kosong kini resmi diisi, sebagai langkah konkret mendorong percepatan kinerja pemerintahan dan efektivitas kebijakan daerah.

Prosesi pelantikan berlangsung di Graha Adirasa Lantai II Kantor Pemkab Sumenep, dihadiri Sekretaris Daerah, para asisten, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (08/04/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa kekosongan jabatan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi mengganggu jalannya roda pemerintahan.

“Jabatan yang kosong itu tidak bisa dibiarkan terlalu lama, karena akan berdampak langsung pada kinerja pemerintahan. Kita ingin semuanya berjalan optimal dan terukur,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Menurutnya, pengisian jabatan strategis, khususnya staf ahli bupati, bukan sekadar memenuhi struktur organisasi. Lebih dari itu, posisi tersebut memiliki peran penting dalam merumuskan arah kebijakan daerah.

“Staf ahli ini adalah partner diskusi saya. Mereka akan ikut mengkaji, memberi perspektif, bahkan mengkritisi sebelum sebuah kebijakan diambil,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Fauzi menjelaskan, proses pengisian jabatan dilakukan melalui tahapan seleksi dan kajian yang matang. Hal ini untuk memastikan pejabat yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas dan kompetensi sesuai kebutuhan daerah.

“Kami tidak ingin sekadar mengisi jabatan. Semua melalui proses seleksi dan kajian, supaya yang terpilih benar-benar mampu bekerja dan memberikan kontribusi nyata,” jelas sosok orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu.

Menariknya, tiga staf ahli yang dilantik didominasi kalangan muda. Namun, Bupati menegaskan bahwa hal tersebut merupakan hasil objektif dari proses seleksi, bukan karena faktor usia.

“Ini bukan soal usia, tapi soal kapasitas. Kebetulan hasilnya memang didominasi anak-anak muda yang punya potensi besar dan semangat kerja tinggi,” pungkasnya.

Dalam pelantikan tersebut, Bintoro resmi dipercaya sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA). Sementara itu, Joko Santrio menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan.

Adapun Hizbul Wathan mengemban amanah sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Politik, serta Dedy Falahuddin sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga tengah memproses pengisian jabatan lain, termasuk di lingkungan Inspektorat yang saat ini menunggu persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri.

Bupati Fauzi juga menekankan pentingnya penguatan peran riset dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk sinergi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) agar kebijakan yang dihasilkan lebih berbasis data dan kajian ilmiah.

Dengan pengisian jabatan strategis ini, Pemkab Sumenep optimistis mampu menghadirkan birokrasi yang lebih adaptif, responsif, dan siap menjawab berbagai tantangan pembangunan ke depan. (Apo)

Komentar