Dorong Usaha Desa, Pemkab Sumenep Gelar Sosialisasi Keuangan Ditingkat Desa

Infrastruktur1786 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), kembali melakukan sosialisasi dan edukasi produk keuangan perbankran dan asuransi kepada para pelaku usaha. Kali ini dilakukan di Balai Desa Kerta Timur Kecamatan Dasuk, Selasa (11/08/2026).

Analis Kebijakan Ahli Muda dari Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sumenep, Silviana Halidah Novtrisia, mengungkapkan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang produk perbankan dan perlindungan sosial, khususnya kepada para pelaku usaha yang ada di Desa Kerta Timur Kecamatan Dasuk.

“Beberapa informasi, khususnya berkaitan dengan program pembiayaan bersama perbankan syariah dan program pembiayaan yang bermanfaat untuk para pelaku usaha di Desa Kerta Timur, serta dari Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dengan program perlindungan jaminan sosial,” ujarnya

TPAKD Kabupaten Sumenep terdiri dari Bagian Perekonomian dan SDA, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), BPRS Bhakti Sumekar dan BPJS Ketenagakerjaan, melakukam sosialisasi agar program yang belum diketahui oleh masyarakat khususnya para pelaku usaha bisa tersampaikan langsung.

Menurutnya, sosialisasi dan edukasi berkaitan dengan literasi keuangan perbankan dan pembiayaan dari BPRS Bhakti Sumekar memiliki program pembiayaan sangat penting dalam membantu para pelaku usaha, untuk mendapatkan pinjaman tanpa bunga, serta program pembiayaan lainnya yang bisa membantu masyarakat, karena selama ini banyak terjebak pinjaman dari rentenir bahkan pinjaman online (pinjol).

Sedangkan dari BPJS Ketenagakerjaan menyosialisasikan beberapa program asuransi bagi masyarakat yang memiliki pekerjaan risiko tinggi, untuk mendapatkan perlindungan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara, Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro DKUPP Kabupaten Sumenep, Yuliana, menambahkan, sosialisasi dan edukasi produk perbankan dan jaminan sosial ini sangat penting untuk diketahui oleh para pelaku usaha, sehingga mengetahui lebih dalam perihal produk keuangan perbankan dan asuransi serta manfaatnya.

“Diharapkan dari sosialisasi ini mereka bisa bertanya lebih jelas berkaitan teknis untuk mendapatkan bantuan modal, untuk kebutuhan pengembangan usaha maupun berkaitan dengan jaminan asuransi. Sebab, ke depan persaingan usaha akan semakin ketat,” tandasnya. (Tim/Red)

Komentar