SAMPANG, Bongkar86.com – Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz menghadiri sekaligus membuka Sosialisasi Pengeboran Sumur NZ3 Lapangan Bukit Tua di Aula Besar Sekretariat Daerah Kabupaten Sampang, Jumat (11/9/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Ketua DPRD Kabupaten Sampang, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sampang, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Jabanusa, VP SCM & Business Support PC Ketapang II Ltd, perwakilan Danlanal Batuporon, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ketapang, Sokobanah, dan Banyuates, serta tokoh masyarakat dan nelayan dari Kecamatan Ketapang, Sokobanah, dan Banyuates.
VP SCM & Business Support PC Ketapang II Ltd, Fery Sarjana, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar sarana penyampaian informasi, melainkan kesempatan untuk menjaga komunikasi, mempererat silaturahmi, dan membangun kerja sama yang harmonis antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.
“Sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi mengenai rencana pengeboran sumur Bukit Tua NZ3. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan lapangan yang sudah beroperasi di wilayah Daerah Terbatas Terlarang (DTT) di utara Ketapang, Kabupaten Sampang,” jelasnya.
Fery juga menyatakan bahwa pihak perusahaan sangat terbuka terhadap masukan, saran, maupun perhatian dari seluruh pemangku kepentingan, karena keterbukaan merupakan kunci untuk membangun kerja sama yang berkelanjutan.
“Kami memohon dukungan dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan agar setiap tahapan kegiatan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi semua pihak,” pintanya.
Sementara itu, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Febrian Ihsan, menjelaskan bahwa pengeboran sumur NZ3 di Lapangan Bukit Tua merupakan langkah strategis untuk menambah dan mempertahankan produksi minyak nasional yang saat ini mengalami penurunan secara alami.
“Proyek ini sangat penting untuk mendukung target pemerintah dalam mencapai ketahanan energi nasional,” ujarnya.
Febrian juga menekankan pentingnya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sampang dan masyarakat lokal, khususnya para nelayan dan warga di sekitar wilayah pengembangan, karena operasional migas tidak mungkin berjalan baik tanpa komunikasi yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan setempat.
“Dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat sangat berarti bagi keberlangsungan operasional kami di wilayah ini,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sampang menyambut baik sosialisasi pengeboran sumur NZ3 Lapangan Bukit Tua yang akan dilaksanakan di perairan utara Kabupaten Sampang sebagai upaya membangun komunikasi, keterbukaan, dan sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.
“Transparansi mengenai rencana kegiatan dan wilayah operasi kami anggap sangat strategis untuk meminimalkan potensi kesalahpahaman, terutama bagi masyarakat terdampak seperti para nelayan,”ujarnya.
Wabup menegaskan bahwa keberhasilan proyek tidak boleh hanya diukur secara teknis, tetapi juga dari besarnya manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Sampang. Ia berharap keberadaan industri migas dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kapasitas fiskal daerah yang saat ini masih membutuhkan penguatan.
“Kami berharap keberadaan migas dapat memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sampang,” pungkasnya.













Komentar