SUMENEP, Bongkar86.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep memperingati Hari Pramuka ke-65 dengan mendorong peningkatan kualitas dan masa depan peserta didik melalui program beasiswa pendidikan bagi anggota Pramuka berprestasi, khususnya pemegang predikat Pramuka Garuda. Kamis 10/9/2026
Program beasiswa tersebut merupakan hasil kerjasama antara pemerintah daerah dengan tiga perguruan tinggi di Kabupaten Sumenep. Langkah ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus meningkatkan prestasi, kompetensi, dan cita-cita pendidikan mereka.
Sebanyak 200 kuota beasiswa disiapkan melalui tiga perguruan tinggi yang telah menjalin kerjasama. Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) menyediakan beasiswa bagi 100 pelajar, Universitas PGRI Sumenep (UPI) sebanyak 50 pelajar, dan Universitas Wiraraja (UNIJA) sebanyak 50 pelajar.
Wakil bupati Sumenep “Imam Hasyim” menyampaikan, penyaluran beasiswa tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Sumenep dalam meningkatkan semangat dan kualitas pendidikan generasi muda melalui gerakan kepramukaan.
“Alhamdulillah, hari ini telah terlaksana Peringatan Hari Pramuka ke-65. Ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep untuk terus meningkatkan semangat anak-anak didik kita,” ujarnya.
Untuk memperoleh beasiswa tersebut, calon penerima harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya memiliki prestasi serta terdaftar sebagai Pramuka Garuda. Persyaratan itu sekaligus menjadi dorongan agar anggota Pramuka terus meningkatkan kemampuan dan pencapaian di bidang pendidikan maupun organisasi.
Menurutnya, kegiatan kepramukaan tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan rutin atau sekadar hiburan. Pramuka harus menjadi wadah pembinaan karakter dan peningkatan kompetensi yang mampu mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan.
“Kegiatan Pramuka tidak boleh hanya sekadar hura-hura atau kegiatan rutin biasa, tetapi harus betul-betul mendorong dan meningkatkan kompetensi para peserta didik,” tegasnya.
Selain program beasiswa, Pemkab Sumenep juga memberikan apresiasi kepada para kiai yang telah menginisiasi dan mengembangkan program kepramukaan, terutama di wilayah kepulauan. Peran tersebut dinilai penting dalam memperluas pembinaan generasi muda hingga ke daerah-daerah kepulauan.(Yetno/Apo)







Komentar