TNI-Polri Kawal Ketat Pelepasan Mudik Gratis 2026, Plt. Kadishub Sumenep Larang Wartawan Ikut Mudik Gratis

Infrastruktur804 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai memberangkatkan program Mudik Gratis “Bismillah Melayani” Ramadan 2026 dari Pelabuhan Kalianget, Selasa (10/3/2026), pagi. Program ini menjadi salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat kepulauan yang ingin pulang kampung merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah bersama keluarga dikampung halaman.

Pelepasan mudik gratis ini merupakan pemberangkatan perdana penumpang dilakukan menggunakan Kapal DBS III di Pelabuhan Kalianget dan dikawal ketat oleh aparat TNI-POLRI untu memberikan pengaman khusus bagi calon penumpang. Bahkan Plt. Kadisperkimhub Sumenep Drs. Achmad Dzulkarnain, M.H, hadir langsung di lokasi untuk memastikan proses pemberangkatan berjalan lancar.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri yang telah membantu mengamankan kegiatan pelepasan mudik gratis ini sehingga seluruh proses berjalan aman, tertib, dan lancar,” kata Achmad Dzulkarnain di Pelabuhan Kalianget usai kegiatan.

Ia menilai keterlibatan aparat keamanan sangat penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan menuju wilayah kepulauan.

“Sinergi antara pemerintah daerah dengan aparat keamanan sangat penting dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. Kehadiran TNI dan Polri memberikan rasa aman bagi para penumpang yang akan berangkat mudik,” ujarnya.

Selain masyarakat umum, program ini juga dimanfaatkan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep (HIMPASS) untuk kembali ke daerah asal mereka.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap program ini dapat membantu masyarakat kepulauan menikmati perjalanan mudik yang aman, nyaman, serta mempererat kebersamaan keluarga saat merayakan Idul Fitri di kampung halaman.

Dzul menambahkan, Program mudik gratis tahun ini ada tiga pelaksana, yakni dari Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi, dan Pemkab Sumenep,”

Untuk program yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan, pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Express Bahari Mobile. Calon penumpang yang telah mendaftar akan mendapatkan barcode sebagai bukti tiket elektronik.

Namun Dzulkarnain menegaskan, barcode yang diperoleh dari aplikasi tidak serta-merta menjamin seseorang bisa langsung naik kapal. Saat keberangkatan, seluruh penumpang akan diverifikasi langsung oleh operator kapal.

Barcode harus sesuai dengan KTP. Jika barcode tidak sesuai dengan identitas KTP, maka penumpang tidak akan diberangkatkan,” tegasnya.

Sebelumnya, seorang wartawan asal Kepulauan Arjasa dibuat bola pingpong oleh Plt Kepala Disperkimhub Sumenep untuk membeli tiket berbayar maupun tiket mudik gratis.

“Jauh-jauh hari tepatnya pada hari Jumat tanggal 06 Maret 2026, seorang wartawan dari media online mencari pembelian tiket berbayar rute Kalianget-Kangean, tapi tak kunjung dapat.

“Dari pencariannya, wartawan tersebut mencoba menghubungi Plt Kadisperkimhub Sumenep untuk minta tolong mau beli tiket berbayar, namun oleh Plt Dzul malah dilarang dan dialihkan ke mudik gratis, ” kata Yetno

Menurutnya, setelah hari Kamis 4 Maret 2026, Plt Kadis Dzul mengeluarkan Dispensasi untuk wartawan ikut kapal jurusan Kalianget-Kangean dengan jadwal pemberangkatan hari Senin 9 Maret 2026 kapal express, ” terangnya

Selain memberikan Dispensasi, Plt. Dzul juga memberikan Nomor Kontak stafnya yang bertugas di pelabuhan untuk dihubungi kepada wartawan tersebut, ” ucapnya

Bahkan, setelah dihubungi, oknum staf tersebut juga akan membantu proses pemberangkatan si wartawan untuk pulang kampung dengan dispensasi Plt Kadis Dzul, “paparnya.(Apo)

Komentar