Tinjau PPKM Mikro, Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi Himbau Tetap Patuhi Prokes 5M

Polri14 Dilihat

Mojokerto, Bongkar86.com – Dalam rangka melaksanakan program prioritas Kapolri melalui Pemantapan Dukungan Polri dalam penanganan covid-19, Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi, S.I.K., M.I.K., Bersama Pejabat Utama Polresta Mojokerto Kota meninjau Posko PPKM Berbasis Mikro Ds Mojodadi.

Muspika dan Kades Desa Mojodadi Agus Suprayitno, SE beserta Perangkat Desa Mojodadi menerima kunjungan Kapolresta Mojokerto di Posko PPKM Berbasis Mikro dan mendampingi pengecekan tempat Isoman, Ruang Medis, Perlengkapan Prokes dan Banner himbauan 5M.

Dalam sambutannya Kapolresta Mojokerto mengatakan, PPKM yang ke-empat pelaksanaannya ternyata lebih efektif karena waktu itu sifatnya masih pembatasan berskala kota atau Kabupaten.

“Ibaratnya ada hama di sawah ya biasanya semua dibakar di titik tertentu saja. Misalnya tidak ada penanganan tersendiri dan yang mendasari lagi, setelah adanya PPKM mikro ini di berbagai desa,” Ucap AKBP Deddy Supriadi

“Saya hanya mengingatkan kembali, memetik semangat untuk bapak dan ibu bagaimana caranya kita tidak bosan mensosialisasikan protokol kesehatan 5M dan bisa meneruskan informasi ini kepada keluarga, teman, dan lingkungan kita,” Kata Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi

“Terkait Berita Vaksinasi, setelah menerima Vaksin langsung meninggal dan mulutnya miring itu adalah Hoax, dan Vaksin ini nantinya akan diterima masyarakat,” Pungkas AKBP Deddy Supriadi

“Pak Kades bersama perangkatnya mengingatkan dan menghimbau terkait vaksinasi. Diharapkan nantinya masyarakat bisa menerima vaksin dan tidak ada batasan umur, lansia juga bisa menerima.” Pesan Kapolresta

Ditempat terpisah Plt Kasubag Humas Polresta Mojokerto mengatakan, “Peninjauan kali ini yang menarik Kades Mojodadi sebelumnya masih dinas aktif menjadi Korp Bhayangkara atau mantan buser selama 32 tahun di Polres (Kabupaten) Mojokerto dan mengajukan pensiun dini untuk mengikuti pilihan kades dan terpilih. Kata IPDA MK. Umam (tim/red)

Komentar