Pemantauan Pelaksanaan DBHCHT Semester 1 TA 2025 Mulai Dilakukan

Pemerintahan27 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Bagian Perekonomian dan Energi Sumber Daya Manusia (ESDM), Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sumenep bersama Tim Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya, melaksanakan pemantauan penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sampai dengan semester 1 Tahun Anggaran 2025.

Pemantauan yang dilakukan sejumlah unsur dari Bagian Perekonomian dan SDA Kabupaten Sumenep, unsur Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Inspektorat, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) pada hari pertama dilaksanakan di Kecamatan Bluto dan Saronggi, Rabu (27/08/2025).

Kepala Bagian Perekonomian dan ESDM Setda Kabupaten Sumenep, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Sub Koordinator (Subkor) SDM, Andri Maulana, mengungkapkan, pelaksanaan kegiatan DBHCHT untuk membangun jalan bagi usaha tani, seperti yang dilaksanakan Kelompok Tani (Poktan) Moga Jaya Desa Bluto dan Poktan Sari Putra Desa Errabu Kecamatan Bluto, serta Poktan Ar-Rohman Endana Desa Aeng Tongtong Kecamatan Saronggi.

“Dalam pemantauan kami secara umum pelaksanaan kegiatan DBHCHT yang diperuntukkan membangun rabat beton, sudah terselesaikan dengan baik dan sudah bisa dinikmati masyarakat petani setempat,” ujarnya.

Sebagaimana harapan dari kegiatan tersebut menjadi jalan usaha tani yang tentunya sangat bermanfaat, untuk proses pengangkutan hasil pertanian ketika akan diangkut menuju jalan utama.

Selanjutnya, juga mengunjungi pembangunan sumur dalam oleh Kelompok Tani (Poktan) Dewi Fortuna Desa Aeng Tongtong Kecamatan Saronggi.

“Kami berharap, khususnya kepada Poktan penanggung jawab pelaksanaan dapat menjamin pemeliharaannya, agar pembangunan sarana pertanian tersebut tetap bermanfaat, khususnya bagi masyarakat petani setempat,” tandasnya.

Sedangkan Ketua Poktan Dewi Fortuna, Ahmad Kholid, mengaku, pembangunan sumur dalam dengan fasilitas tandon besar, dapat menampung dan menyalurkan air untuk mengaliri puluhan hektar lahan milik petani di daerahnya.

“Setidaknya ratusan petani yang bisa menikmati aliran air dari sumur dalam ini, yang dulunya tidak menanam khususnya di musim kemarau, saat ini sudah menanam dengan memanfaatkan aliran air dari sini,” jelasnya.

Sementara pada kesempatan tersebut tim juga mengunjungi gudang pupuk di UD. Sugih Waras Santosa yang ada di belakang Balai Penyuluhan DKPP Kabupaten Sumenep di Kecamatan Bluto, untuk melihat ketersediaan distribusi pupuk pada musim tanam tahun ini, serta memastikan pembelian pupuk bersubsidi pemerintah tersebut sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi

Komentar