Mengembangkan Produk UMKM, Wakil Hj. Dewi Kholifah Bersama Dinas Koperasi Sumenep Berberkunjung Ke Balai Penelitian Tanaman Jeruk Dan Buah Subtropika

Pemerintahan42 Dilihat

Sumenep, Bongkar86.com – Wakil Bupati Sumenep Hj. Dewi Kholifah, SH. MH. M. Pd. I melakukan Kunjungan Kerja ke Kota Batu Malang, Jawa Timur. Bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop dan UMKM) Sumenep. Rabu (21/04/2021)

Dalam Kunker Wabup Nyai Eva ke Wali Kota Malang bertujuan untuk mengembangkan produk UMKM yang dimiliki oleh Dinas Koperasi Kabupaten Sumenep.

“Tahun ini kita akan mencoba di Kabupaten Sumenep untuk fokus mengembangkan UMKM dari beberapa produk-produk yang sudah ada baik dari packaging ataupun inovasi” ucap Nyai Eva.

Menurut Nyai Eva, Kabupaten Sumenep memiliki kelebihan dari sektor perkebunan dan juga kelautan yang bisa dikembangkan.

Selain dari sektor perkebunan dan kelautan, Wabup Sumenep juga ingin mengembangkan mengenai minuman khas Kabupaten Sumenep.

Wabup menjelaskan bahwa kabupaten Sumenep akan di branding dengan wisata keraton yang terkenal dengan ramuan jamu Madura dan dikemas sebagai minuman herbal.

“Ada beberapa UMKM di Sumenep yang sudah menekuni minuman herbal yang perlu dibimbing agar mempunyai kualitas dan kuantitas terjaga” kata Wabup.

Harapan Wabup Nyai Eva produk UMKM di Kabupaten Sumenep bisa menembus pasar ekspor dengan didampingi pembinaan dari packaging, rasa, kualitas, kuantitas, dan kelengkapan legalitas usaha.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop dan UMKM) Sumenep, Sustono menyampaikan bahwa pada dasarnya kita itu belajar ke teman-teman usaha mikro kecil di kota batu salah satu diantaranya adalah kita belajar ke sentra kerajinan tangan seperti souvenir, batiof dan alat-alat berbahan kayu.

Selain itu, kami juga berkunjung ke sentra pengolahan keripik buah kering di kota batu belajar cara memproses buah menjadi olahan keripik kering dan pengemasannya.

Menurut Sustono, Sesuai dengan harapan ibu Wabup Nyai Eva itu belajar tentang produk UMKM yang berorientasi ekspor dan ini bukan hanya orientasi tapi sudah melakukan ekspor buah. Itu untuk persiapan menjalang hari raya idul fitri inipun sudah disiapkan sedemikian rupa sehingga produk tidak akan kekurangan terhadap apa yang menjadi kebutuhan pasar.

Tentu dari hasil kunjungan silaturahim ke beberapa tempat pelaku usaha mikro di Kota Batu tersebut yakni yang pertama tentang kemasan, kemudian pemasaran dan tentang produksi juga tentang bagaimana menjalin kemitraan dengan sesama pelaku.

Lanjut Sustono, Dengan langkah ini kami ambil dalam bahasa “ABM” Adopsi Biro Modifikasi ini yang penting dipenentuan UMKM. (Devi/Nur/Budi)

Komentar