Investasi Internasional Masuk Bangkalan, Pemkab Targetkan 80 Persen Tenaga Kerja Lokal

Infrastruktur918 Dilihat

Bangkalan, Bongkar86.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus mendorong masuknya investasi sebagai salah satu strategi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Bangkalan Lukman Hakim saat menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Wiraraja Madura dengan dua investor internasional di Bangkalan.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh CEO Wiraraja sekaligus Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI), Ahmad Ma’ruf Maulana, bersama Vice President Odasco LLC serta Chairman Suzhou Artisan Decoration Engineering Co., Ltd.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari langkah strategis dalam pengembangan kawasan industri terpadu di Bangkalan.

Pemkab Bangkalan berharap sinergi dengan PT Wiraraja Madura dapat membuka peluang investasi berskala besar yang memberikan dampak terhadap perekonomian Bangkalan maupun Madura secara keseluruhan.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menilai masuknya investasi memiliki arti penting bagi upaya meningkatkan perekonomian daerah.

Menurutnya, investasi tidak hanya berkaitan dengan perputaran ekonomi, tetapi juga menjadi instrumen untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Peluang investasi ini sangatlah penting dan dapat membuka kesempatan bagi Madura, khususnya Bangkalan, untuk naik level (naik kelas).

Ini adalah kunci strategis dalam menyelesaikan berbagai permasalahan daerah, seperti penguatan ekonomi, penurunan tingkat pengangguran, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Lukman.

Pemkab Bangkalan, lanjutnya, akan mengambil posisi sebagai pihak pendukung dengan memastikan iklim investasi di daerah tetap kondusif.

Sejumlah instrumen pendukung juga tengah dipersiapkan, mulai dari Peraturan Daerah (Perda) tentang Industri hingga berbagai regulasi teknis dan administratif yang dibutuhkan untuk mendukung pengembangan kawasan industri.

Namun, Pemkab menekankan bahwa investasi yang masuk harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bangkalan. Salah satu komitmen utama yang didorong adalah penyerapan tenaga kerja lokal dalam jumlah besar.

Pemkab Bangkalan menargetkan kawasan industri nantinya mampu menyerap sekitar 70 hingga 80 persen tenaga kerja lokal, sehingga keberadaan investasi tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi, tetapi juga memberikan kesempatan kerja bagi putra-putri daerah.

Dengan masuknya investor internasional dan rencana pengembangan kawasan industri terpadu tersebut, Pemkab Bangkalan berharap Bangkalan mampu menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Madura, sekaligus meningkatkan daya saing daerah di tingkat regional maupun nasional.

Komentar