Forkopimda Dampingi Menkopolhukam RI Silaturahmi Dengan Tokoh Lintas Agama Di Jatim

Pemerintahan2 Dilihat

Surabaya, Bongkar86.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta mendampingi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Menkopolhukam RI) Mahfud MD untuk silaturahmi dengan Tokoh Lintas Agama di wilayah Jawa Timur, yang bertempat di Kodam V Brawijaya. Rabu (17/3/2021).

Dalam kesempatan ini Menkopolhukam RI mengatakan, Jawa Timur adalah salah satu provinsi terbesar di Indonesia, ada 40 juta penduduk dengan 38 tingkat dua.

“Ini menunjukkan, pertama moderasi Islam, moderasi beragama tumbuh di sini. Memang ada peristiwa-peristiwa teror tapi bisa diatasi. Tapi secara umum, rakyatnya tumbuh dengan penuh toleransi. Oleh karena itu, bukan hanya Jawa Timur umat Islam di seluruh Indonesia pada umumnya toleran,” jelasnya Machfud MD.

Lebih lanjut Machfud MD menjelaskan, Jawa Timur merupakan tempat berkembangbiaknya moderasi beragama yang dulu dipelopori oleh Kiai Hasyim Asyari, namun sebelum itu Muhammadiyah juga sudah mengembangkan dan ajaran tersebut juga berkembang di Jawa Timur.

“Sebenarnya konflik antar umat beragama karena perbedaan agama itu sangat kecil. Bahwa ada teroris itu menyimpang, tapi bukan hanya di Islam. Semua agama itu punya terorisnya sendiri, karena sangat radikal di dalam pemahamannya,” tandasnya.

Selain itu, Jawa Timur ini mendapatkan catatan akhir-akhir ini dari masyarakat Indonesia, dari Covid yang dulu luar biasa menakutkan, sehingga membuat mereka takut memasuki wilayah Jawa Timur. Namun, sekarang Jawa Timur menempati urutan terendah di bawah Provinsi yang lain.

“Ini satu keberhasilan dalam manajemen penanganan Covid. Pemerintah sekarang ini sedang bekerja keras dan fokus di dalam segala kebijakannya untuk menangani dan berperang melawan Covid.

Pemerintah mempunyai dua program Perpres No 82 yaitu, perang melawan covid dan pemulihan ekonomi nasional dan hal tersebut dibangun secara bersama-sama.

“Jawa Timur rupanya merupakan salah satu contoh karena kerjasama antara pimpinan, pemerintahan, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan sebagainya,” paparnya .

Hari ini Pangdam V Brawijaya mengumpulkan tokoh-tokoh bersama pemerintah dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) untuk silaturrahmi bahwa kita punya Indonesia yang harus dijaga bersama-sama.

Menkopolhukam RI juga mengatakan, pemerintah menyediakan fasilitasnya dengan biaya yang mahal untuk menyelamatkan rakyat.

“Pertama, kalau kaitannya dengan Covid, itu tentu vaksinasi, kemudian 3M, dimana pemberian vaksin di semua provinsi sudah dianjurkan agar dilakukan dengan cermat.

“Pemerintah yang akan menyediakan fasilitasnya dengan biaya yang mahal untuk menyelamatkan rakyat. Karena apa? dalil yang berlaku umum jika berada dalam ilmu konstitusi tersebut, Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Kalau kamu ingin menyelamatkan rakyat, boleh kamu melanggar konstitusi, bahkan begitu. Dalil itu ekstremnya, sehingga banyak orang melakukan tindakan-tindakan dan itu melawan hukum, tapi untuk menyelematkan rakyat, inilah yang sekarang dilakukan,” pungkasnya. (tim/red)

Komentar