Banjir Redam Jalan, Satlantas Polresta Mojokerto Sigap Bantu Pengalihan Arus Lalin

Polri81 Dilihat

Mojokerto, Bongkar86.com – Hujan deras mengakibatkan banjir dan menutup jalan raya Jetis, Satlantas Polresta Mojokerto sigap lakukan pengalihan arus lalu lintas imbas dari luapan air di bawah Tol Parengan. Jumat 08/1/2021.

Kegiatan pengalihan arus lalu lintas yang diakibatkan banjir dipimpin langsung oleh Kaur Bin Ops Satlantas IPTU Karen Serta empat anggota Satlantas Polresta Mojokerto Dan harus mengalihkan arus yang menghubungkan Kecamatan Jetis dengan Kecamatan Dawarblandong.

Kasat Lantas Polresta Mojokerto  AKP Fitria mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan KBO bersama anggota sangat dibenarkan, sebab IPTU Karen bersama empat anggota turjawali datang dan mengalihkan arus lalu lintas kepada pengendara lain agar tidak terjebak banjir dalam perjalanan.

Menurut IPTU Karen “Giat Pengalihan arus lalu lintas yang mengarah ke Kupang/Polsek Jetis melalui Sidolegi atau Lakardowo dan bisa melalui Ngabar akibat luapan air di bawah Tol Parengan mencapai ketinggian air sekitar 70-100 cm.” Terang Kaur Bin Ops Satlantas Polresta Mojokerto.

Lanjut IPTU, Ada tiga lokasi banjir mulai dari Simpang 4 Kupang Kec Jetis, Simpang Sidolegi Kecamatan Jetis, Simpang 3 Lakardowo Kecamatan Jetis, dan kejadiannya mulai pukul 15.00 wib hingga 19.00 wib, Satlantas Polresta Mojokerto membantu warga hingga malam ini.

Bahkan, Saat dilokasi KBO Lantas bersama Kanit Lantas Polsek Jetis juga melakukan pemantauan Luapan Air Hujan dari Wilayah Hutan Watublorok Kecamatan Jetis sekaligus pengamanan penyekatan dan penutupan jalur pada simpul simpul jalan batas Kota Mojokerto.

IPTU berharap kepada masyarakat sekitar untuk selalu waspada dan selalu berhati-hati jika melewati jalan yang terkena banjir dikarenakan rawan akan terjadinya kecelakaan, dan juga masyarakat diberi himbauan untuk lebih cinta lingkungan seperti tidak membuang sampah sembarangan, masyarakat harus sadar akan kebersihan dan ikut membantu dalam mengurangi peningkatan sampah di lingkungan.(tim/red)

Komentar