Akhir Jabatan: Bupati Sumenep Resmikan Gedung Hemodia dan Lab Biomokuler, Direktur RSUD dr. H. Moh Anwar dr. Hj. Erliyati Ucapkan Terima Kasih Buya

Pemerintahan7 Dilihat

Sumenep, Bongkar86.com – Akhir Jabatan, Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si resmikan gedung Hemodia dan Ruang Lab Biomokuler (PCR) di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Madura Jawa Timur. Senin 01/02/2021

Acara peresmian tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si didampingi Wabup Ahmad Fauzi, SH. MH bersama Sekda Ir. Edy Rasyadi, M.Si serta Direktur RSUD dr. H. Moh Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes dan dihadiri Kapolres AKBP Darman, S.I.K, Kejari, Kepala PN Sumenep juga Kepala Dinas Kesehatan Sumenep Agus Mulyono.

Sementara Direktur RSUD dr. H. Moh Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes menyampaikan laporannya bahwa pembangunan rumah sakit gedung Hemodialisa ini karena yang pertama rumah sakit sumenep tentang penetapan rumah sakit rujukan pasien Covid-19. Sebab angka covid-19 khususnya di Kabupaten Sumenep tertinggi. Sehingga selama ini RSUD Sumenep merujuk semua pasien untuk melakukan laboratorium lain yaitu ke RS. Suarabaya dan Laboratorium Suetomo sehingga hasilnya lebih lama.

Foto: Direktur RSUD Sumenep dr. Hj. Erliyati menyampaikan laporan pembangunan gedung dihadapan Bupati dan Wabup Sumenep diacara peresmian gedung.(istimewa)

“Anggaran gedung ini menghabiskan dana 4,5 Miliyar, dengan bantuan tenaga yang memaksimalkan gedung ini cepat terselesaikan.

Menurut Erli, gedung Hemodialisa ini yang berada di Rumah Sakit Sumenep khususnya di butuhkan oleh pasien-pasien yang mengalami gagal ginjal yang sangat membutuhkan gedung Hemodialisa.

Sebelumnya, kata Erli, pada tahun 2021 ini pasien-pasien yang dinyatakan membutuhkan gedung Hemodialisa ini adalah sebanyak 58 pasien. Pemeriksaan pasien-pasien ini dilakukan 2-3 sesi setiap harinya.

“Bahkan, sebelumnya kita hanya dapat menampung 7 mesin saja, tetapi pada gedung HD saat ini sudah mampu menampung 19 Mesin.

Dengan rasa bersyukur dengan diresmikannya gedung HD, Erli tak lepas ucapkan terimakasih kepada bapak Bupati Sumenep yang telah membantu gedung Hd ini di dirikan.

Sedana yang sama, Bupati Sumenep, A Busyro Karim mengatakan, gedung cuci darah yang diresmikan tersebut sebagai bentuk peningkatan pelayanan rumah sakit yang menjadi impian masyarakat Sumenep selama ini.

“Alhamdulillah RSUD dr. H. Moh. Anwar sudah mempunyai gedung cuci darah dan dengan ini pelayanan rumah sakit semakin meningkat.

Menurut Buya, rumah sakit daerah bukan hanya memiliki gedung cuci darah saja, tetapi juga memiliki gedung mesin alat penguji sampel pasien COVID-19 (uji swab). Sehingga masyarakat tidak perlu ke Surabaya untuk melakukan cek, cukup bisa dilakukan di rumah sakit pelat merah ini.

“Hanya dalam 4-5 jam bisa dilakukan di sini, sehingga pelayanan yang diberikan lebih efektif dan efisien tidak harus menunggu lama dan tidak perlu menempuh perjalanan jauh lagi seperti dulu.

Buya berharap dengan adanya mesin tersebut penanganan pasien terkonfirmasi akan cepat ditangani oleh tenaga medis dan semoga adanya alat ini bisa meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumenep.(reka/dila/rest)

Komentar