Tabrak Lari di Jalur Pamekasan-Sumenep, Satu Orang Meninggal Dunia di TKP

Infrastruktur1165 Dilihat

​PAMEKASAN, Bongkar86.com – Kecelakaan lalulintas di di Jalan Raya Pamekasan-Sumenep, tepatnya di depan masjid Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, pada Jumat 22 Mei 2026 dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Akibat kejadian tersebut satu korban meninggal dunia di lokasi dan satu orang lainnya mengalami luka berat.

Peristiwa yang memakan korban hingga tewas ini melibatkan satu unit sepeda motor dan sebuah bus yang langsung melarikan diri setelah kejadian.

​Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, S.H., M.M., membenarkan terjadinya insiden tabrak lari tersebut. Menurutnya, kecelakaan bermula saat sepeda motor Suzuki Smash dengan nomor polisi M-6477-WC yang dikemudikan oleh MS (59) dan yang dibonceng MN (33), yang merupakan warga Desa Giring, Kecamatan Manding, Sumenep, melaju dari arah selatan menuju ke utara.

​”Sesampainya di lokasi kejadian (TKP), pengendara sepeda motor tersebut bermaksud untuk berputar balik kembali ke arah selatan. Namun, pada saat yang bersamaan, muncul sebuah bus berkecepatan tinggi dari arah utara. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras tidak dapat dihindarkan,” ujar IPDA Yoni Evan.

​Setelah menabrak pengendara motor, bus tersebut dilaporkan terus melaju melarikan diri ke arah selatan. Akibat kerasnya benturan, kedua pengendara sepeda motor terpental ke aspal.

​Kecelakaan ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia (MN) di lokasi kejadian dan satu orang lainnya mengalami luka berat (MS).

​Mendapat laporan warga, petugas piket dari Polsek Larangan yang dipimpin oleh Ka SPKT 1 AIPTU Heri Purnomo, bersama AIPTU Samsul Ma’arif dan AIPDA Hanafi segera mendatangi lokasi untuk melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan mengevakuasi para korban.

​Di lokasi kejadian, petugas sempat kesulitan menghimpun keterangan dari saksi mata di sekitar tempat kejadian mengingat situasi pada saat itu sedang turun hujan deras. Berdasarkan analisa awal, faktor utama kecelakaan diduga karena kurangnya kehati-hatian dan kewaspadaan dari pengendara sepeda motor saat hendak berputar balik.

​”Saat ini, penanganan perkara dan barang bukti telah dilimpahkan sepenuhnya kepada Unit Laka Lantas Satlantas Polres Pamekasan untuk penyelidikan lebih lanjut, termasuk melacak keberadaan bus yang melarikan diri tersebut,” (Apo Melaporkan dari Pamekasan)

Komentar