Sidak Pembangunan Gedung DPRD Baru, Ketua DPRD Sumenep Tekankan Agustus Sudah Bisa Ditempati

Infrastruktur77 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Ketua DPRD Sumenep, Abdul Hamid Ali Munir melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek pembangunan gedung baru DPRD Sumenep yang berlokasi di Desa Patean, Kecamatan Batuan, Rabu (27/3/2024).

Pantauan di lokasi, Hamid tiba di lokasi pembangunan gedung baru sekitar pukul 13.00 WIB dengan didampingi jajaran Sekretariat DPRD Sumenep. Rombongan disambut jajaran petugas PT PP Urban selaku pelaksana proyek.

Ketua DPRD Sumenep, Abdul Hamid Ali Munir mengungkapkan, sidak ke lokasi proyek pembangunan gedung baru DPRD Sumenep ini bertujuan untuk memastikan pembangunan kantor wakil rakyat berjalan sesuai jadwal.

Hamid menekankan, penanggungjawab proyek harus menuntaskan pembangunan gedung DPRD Sumenep ini sesuai kontrak, sehingga bulan Agustus mendatang sudah bisa ditempati.

“Alhamdulillah saya bisa melihat secara langsung konstruksi bangunannya, ini gedung modern yang dibangun dengan peralatan canggih. Kami berharap kantor ini sudah bisa ditempati dalam rangka mendengar pidato presiden Agustus 2024 nanti,” ujarnya.

Hamid menjelaskan, kendati tidak ada temuan berarti dalam sidaknya, pihaknya mengaku sudah mengecek secara langsung progres mega proyek tersebut. Dari total 50 anggota dewan nantinya akan punya ruangan kerja masing-masing.

“Dilantai bawah untuk pimpinan DPRD, lantai 2 dan 3 khusus ruangan masing-masing anggota. Di tengah itu untuk ruang kerja rapat-rapat komisi dan alat kelengkapan lainnya, nah yang paling ujung sendiri adalah sekretariat,” jelasnya.

Hamid menambahkan, melihat jumlah pekerja yang mencapai 110-120 orang setiap harinya, pihaknya optimis, Agustus mendatang kantor baru wakil rakyat itu sudah bisa ditempati.

“Kontraknya bulan September sudah berakhir, saya optimis ini selesai tepat waktu lah,” ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Bagian Tehnik PP Urban Ryan Adi Susilo menyampaikan, sesuai instruksi pihaknya akan bekerja maksimal menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, sehingga harapan dapat ditempati Agustus mendatang dapat terwujud.

“Kami akan upayakan tidak melewati masa kontrak, nanti kami juga akan tambah pekerja,” ujarnya.

Dijelaskan Ryan, bangunan megah itu terdiri dari gedung utama dan gedung penunjang, untuk gedung utama ada empat lantai, sementara gedung penunjang terdiri dari tiga lantai.

“Total ruangan yang ada, sekitar 70-an,” pungkasnya.

Untuk diketahui, proyek gedung DPRD yang berlokasi di Desa Patean, Kecamatan Batuan, Sumenep itu mulai dimulai sejak 2022. Pengerjaan dimulai dengan pemadatan lahan yang menghabiskan anggaran Rp940 juta.

Kemudian pembangunan fisiknya dilanjutkan pada tahun 2023 dengan anggaran Rp41,2 miliar. Sisanya dianggarkan Rp60,9 miliar dari APBD Sumenep 2024. (Apo)

Komentar