RSUD Moh Anwar Sumenep Percepat Digitalisasi Data, Layanan Rumah Sakit Dipantau Lebih Terukur

Infrastruktur1889 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus mendorong transformasi digital di sektor pelayanan kesehatan. Salah satu langkah yang kini diperkuat yakni penerapan Sistem Rumah Sakit Online yang terintegrasi dengan kebutuhan pendataan dan pemantauan informasi rumah sakit oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Sistem tersebut bukan sekadar memindahkan pencatatan dari dokumen manual ke platform digital. Lebih jauh, keberadaan sistem online menjadi instrumen untuk memastikan data pelayanan rumah sakit tersaji secara lebih cepat, terukur, dan terus diperbarui.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes., mengatakan sistem tersebut memudahkan pengelolaan berbagai informasi penting mengenai kondisi rumah sakit.

“Melalui sistem rumah sakit online ini akan mampu mempermudah berbagai informasi seluruh rumah sakit di manapun, dengan sistem yang secara otomatis diperbaharui,” kata Erliyati, Selasa (15/8/2026).

Menurutnya, informasi yang dihimpun tidak terbatas pada data administratif. Sistem tersebut mencakup berbagai aspek pelayanan, mulai profil rumah sakit, layanan poliklinik, jumlah pasien, ketersediaan tenaga kesehatan hingga jenis penyakit yang ditangani.

“Data semua tercatat dengan baik, mulai dari profil, poliklinik, jumlah pasien, ketersediaan tenaga kesehatan sampai penyakit yang ditangani,” jelasnya.

Bagi rumah sakit, ketersediaan data secara real time dan terstruktur menjadi kebutuhan penting. Data pasien dan pelayanan yang terus bergerak setiap hari membutuhkan sistem pencatatan yang mampu mengikuti perubahan tersebut.

Dengan digitalisasi, informasi pelayanan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada proses pencatatan manual. Pembaruan data dapat dilakukan secara berkala sehingga kondisi pelayanan rumah sakit dapat diketahui berdasarkan informasi yang lebih mutakhir.

Hal ini juga membuka ruang evaluasi yang lebih cepat. Data mengenai jumlah pasien, layanan yang tersedia, tenaga kesehatan maupun pola penyakit dapat menjadi bahan pertimbangan dalam melihat kebutuhan pelayanan dan sumber daya rumah sakit.

Erliyati menegaskan, digitalisasi tidak boleh berhenti sebatas memenuhi kebutuhan administrasi. Menurutnya, data yang akurat harus mampu memberikan manfaat langsung terhadap penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas pelayanan masyarakat.

“Data yang ada harus bisa menjadi dasar untuk melihat kondisi pelayanan dan kebutuhan rumah sakit, sehingga perencanaan maupun evaluasi dapat dilakukan dengan lebih tepat,” ujarnya.

Penerapan Sistem Rumah Sakit Online sekaligus menegaskan arah RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dalam mengikuti transformasi digital kesehatan nasional.

Dengan semakin terintegrasinya data, rumah sakit dituntut tidak hanya memberikan pelayanan secara cepat, tetapi juga memastikan setiap aktivitas pelayanan memiliki rekam data yang jelas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pelayanan kesehatan berbasis data. Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang cepat dan berkualitas, akurasi informasi menjadi salah satu fondasi penting dalam menentukan arah pengembangan rumah sakit ke depan.(Tim/Red)

Komentar