SUMENEP, Bongkar86.com — Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT NU Jawa Timur menggelar Rapat Akhir Tahun (RAT) Paripurna XXII Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi forum tertinggi koperasi dalam rangka penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas selama satu tahun buku di Graha Nuansa Gapura, Sumenep. Senin 09/02/2026.
RAT Paripurna XXII ini dihadiri oleh jajaran pengurus, pengawas, pengelola, serta perwakilan anggota KSPPS BMT NU dari berbagai daerah di Jawa Timur sebanyak 1300 orang. Pelaksanaan rapat berlangsung tertib dan khidmat dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Ketua Pengurus KSPPS BMT NU Jawa Timur Masyhudi Kanzillah, S.Ag., mengatakan, RAT merupakan momentum penting untuk mengevaluasi kinerja koperasi sekaligus menyusun langkah strategis ke depan. Menurutnya, sepanjang tahun buku 2025, kinerja KSPPS BMT NU Jawa Timur menunjukkan pertumbuhan yang positif.
“Alhamdulillah, secara umum kinerja koperasi mengalami peningkatan, baik dari sisi aset, pembiayaan, maupun jumlah anggota. Per 31 Desember 2025 aset mencapai Rp. 1.5 Triliun dan tabungan mencapai Rp. 1.13 Triliun. Hal ini tidak terlepas dari kepercayaan anggota serta komitmen kami dalam menjalankan prinsip syariah dan profesionalisme,” ujarnya.
Dalam RAT tersebut, pengurus menyampaikan laporan pertanggungjawaban, laporan keuangan tahun buku 2025, serta rencana kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (RAPBK) tahun 2026. Selain itu, rapat juga menetapkan pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) kepada anggota sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menambahkan, tantangan ke depan tidak ringan, terutama di tengah dinamika ekonomi dan persaingan lembaga keuangan yang semakin ketat. Oleh karena itu, KSPPS BMT NU Jawa Timur akan terus melakukan penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta inovasi layanan berbasis syariah.
“Ke depan, kami berkomitmen untuk terus memperkuat peran koperasi dalam mendukung ekonomi umat dan meningkatkan kesejahteraan anggota secara berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui RAT Paripurna XXII ini, KSPPS BMT NU Jawa Timur berharap dapat semakin memperkokoh sinergi dengan seluruh anggota dan pemangku kepentingan, guna mewujudkan koperasi syariah yang amanah, mandiri, dan berdaya saing.(Rudi/Opik)













Komentar