Rancang Transportasi Sumenep Connect, Disperkimhub Optimis Jadi Urat Nadi Perekonomian

Infrastruktur4757 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep tengah merancang sistem transportasi yang terintegrasi Trans Jatim dan terkoneksi dengan semua moda transportasi di Kabupaten Sumenep. Terobosan ini menghubungkan 5 koridor strategis yang diberi nama Sumenep Connect.

“Jadi Sumenep Connect ini adalah memang tujuan dan rencana Pemerintahan Kabupaten Sumenep untuk bisa memberikan transportasi antarmoda, transportasi umum yang nyaman dan aman untuk masyarakat Sumenep,” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan, Dadang Dedy Iskandar pada Rapat Koordinasi Penyusunan Feasibility Study Rencana Induk Terminal Type C dan Feasibility Sumenep Connect, di Ruang Rapat Disperkimhub, Selasa (27/10/2026).

Untuk itu, pihaknya mempersiapkan transportasi antarmoda yang memiliki konektivitas dengan objek-objek wisata, termasuk juga objek-objek tempat pasar dan pelabuhan. Sub-sub Terminal juga akan kembali diaktifkan.

“Ini ada 5 koridor mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk masyarakat,” jelasnya.

Adapun 5 koridor yang dimaksudkan meliputi Kordidor 1 (City Heritage) yang menghubungkan Teriminal, Pusat Kota, Keraton, Masjid Agung, Asta Tinggi.

Koridor 2 (Wisata Selatan) yang menghubungkan Terminal, Kecamatan Saronggi, Bluto, Pragaan, Tugu Keris Pragaan.

Koridor 3 (Wisata Lombang) menghubungkan Terminal, Kecamatan Gapura, Batang-Batang, Pantai Lombang.

Koridor 4 (Wisata Slopeng) menghubungkan Terminal, Pantai Slopeng.

Sedangkan Koridor 5 (Konektivitas Pelabuhan) menghubungkan Terminal, Pusat Kota, Kalianget, Pelabuhan Kalianget integrasi darat-laut yang menjadi pintu gerbang kepulauan Sumenep.

“Ini yang akan kita lakukan agar ke depan masyarakat bisa menikmati transportasi anggkutan yang kepastian, kenyamanan dan keamanannya bisa dirasakan oleh masyarakat Sumenep,” tegasnya.

Ia juga optimis keberadaan transportasi Sumenep Connect akan menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Sumenep

“Karena dengan transportasi massal ini akan lebih memudahkan dan bisa memberikan manfaat yang positif. Target kita insya Allah mudah-mudahan di 2027 bisa terlaksana dan bisa beroperasi,” targetnya.

Ia berharap, agar masyarakat Sumenep benar-benar memanfaatkan Sumenep Connect sebagai transportasi masal yang ramah, aman, dan nyaman.  ( Iad, Apo )

Komentar