Rakyat Menjerit, Harga Cabai di Sumenep Tembus Rp 100 Per Kg, Pemkab Hanya Fokus Pada Stok

Infrastruktur671 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, harga
cabai di Sumenep, Madura Jawa Timur, mengalami lonjakan hingga mencapai Rp100 ribu per kilogram. Sabtu 07/03/2026

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, mengatakan bahwa harga cabe sekarang mengalami lonjakan hingga Rp 100 ribu perkilogram.

“Harga cabai melonjak cukup tinggi, ” tuturnya

Padahal, kata Ramli harga acuan konsumen normalnya berada di kisaran Rp40 ribuan.

Menurutnya, secara umum harga bahan pokok di pasar masih dalam kondisi stabil. Hanya cabe mengalami lonjakan.

Lanjut Ramli, pihaknya lebih menitik beratkan pada pengawasan secara menyeluruh terhadap distribusi dan ketersediaan stok bahan pokok.

Kelancaran distribusi, Ramli menambahkan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga di pasaran. Namun jika distribusi terganggu, maka stok barang akan berkurang dan secara otomatis berdampak pada kenaikan harga.

Saat ini, Diskop UKM Perindag Sumenep juga terus berkoordinasi dengan Satgas Pangan guna mengantisipasi potensi penimbunan bahan pokok oleh oknum tertentu yang dapat memicu lonjakan harga di pasar.

Ramli mengimbau masyarakat agar tidak panik menghadapi kondisi kenaikan harga cabai tersebut.

Khusus untuk bahan pokok yang telah diatur dalam ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET), pedagang tidak diperbolehkan menjual di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah, ” pungkasnya. (Apo)

Komentar