Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2026, Kapolres Pamekasan: Fokus Tertib Lalu Lintas dan Pelayanan Masyarakat

Polri7561 Dilihat

PAMEKASAN, Bongkar86.com – Polres Pamekasan secara resmi menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2026 di Lapangan Apel Polres Pamekasan, Senin (26/10/2026). Apel ini dipimpin langsung untuk memastikan kesiapan personel dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah hukum Kabupaten Pamekasan.

​Operasi Patuh Semeru 2026 mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Wujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan. “Operasi kewilayahan ini akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai Senin, 26 Oktober 2026 sampai dengan Minggu, 8 November 2026.
​
​Dalam amanat Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H., yang diteruskan oleh jajaran di daerah, ditegaskan bahwa pelaksanaan operasi ini terbagi menjadi tiga metode klasifikasi, yaitu Preemtif (20%), Preventif (50%), dan Penegakan Hukum (30%) yang didukung melalui penggunaan ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) serta tilang manual secara selektif.

​Kapolres Pamekasan AKBP Wahyu Hidayat, S.I.K., M.H., melalui arahannya saat pelaksanaan apel Gelar Pasukan menegaskan komitmen jajarannya untuk menjalankan instruksi Kapolda Jatim secara tegas dan transparan.

​”Kami tegaskan kepada seluruh personel agar tidak ada penyalahgunaan wewenang, seperti melakukan tilang manual hanya untuk mencari-cari kesalahan pengendara. Gunakan hati nurani dan profesionalisme dalam bertugas. Apabila ditemukan pelanggaran atau oknum yang menyimpang, sanksi tegas akan diberikan tanpa kompromi,” ujar AKBP Wahyu Hidayat.

​Lebih lanjut, Kapolres Pamekasan mengingatkan bahwa fungsi lalu lintas merupakan “etalase Polri” karena bersentuhan dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat setiap hari. Oleh karena itu, perkataan, perilaku, serta penampilan personel di lapangan harus dijaga agar tidak menyakiti hati masyarakat.

​“Zaman sudah berubah. Sesuaikan tindakan kita dengan dinamika sosial yang ada. Jadilah polisi yang dicintai oleh masyarakat, bukan polisi yang ditakuti atau dihindari,” tegasnya.

​Operasi Patuh Semeru 2026 bukan sekadar agenda rutin tahunan yang berjalan begitu saja. Jajaran Polres Pamekasan diinstruksikan untuk memastikan operasi ini membawa dampak nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran berlalu lintas guna menekan angka fatalitas kecelakaan jalan raya.

​Melalui sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat Pamekasan, diharapkan peradaban berlalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan dapat terwujud secara optimal di Bumi Gerbang Salam.

Komentar