Pemkab Melalui Dinsos Sumenep Salurkan Zakat ASN 1442 H/2021

Pemerintahan3 Dilihat

Sumenep, Bongkar86.com– Penyaluran Zakat Fitrah 1442 H/2021 M, ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, diberikan secara simbolis oleh Bupati Achmad Fauzi, SH. MH di halaman Masjid Jamik Sumenep. Senin (10/05/2021).

Selain dihadiri Bupati juga nampak hadir Wakil Bupati Sumenep, Sekda , dan pimpinan OPD dilingkungan pemerintah kabupaten sumenep, serta ketua takmir masjid jamik sumenep, para alim ulama,dan tokoh masyarakat kabupaten sumenep.

Kegiatan pelaksanaan acara penyaluran zakat fitrah 1444 H dari asn pemerintah kebupaten sumenep memberitahukan bahwa maksud dari kegiatan tersebut adalah sebagai dakwah islam tentang kewajiban menunaikan zakat fitrah bagi ASN dan ingin menumbuhkan rasa saling berbagi untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu juga ingin bersilaturrahim antara ASN.

Acara kegiatan tersebut dilaksanaan pukul 09.15 wib tempat halaman masjid jamik jalan trunojoyo Semenep.

Bupati Achmad Fauzi, SH. MH dalam sambutannya ucapan terimakasih kepada para pegawai sipil pemerintah kabupaten sumenep yang telah menyisihkan hartanya dengan ikhlas untuk berbagi sebagian dengan saudara- saudara kita yang membutuhkan .

“Kami juga ingin mengucapkan terimakasih kepada ketua takmir sumenep yang sudah berkomunikasi dengan dinas sosial dalam rangka acara pada hari ini yang dilaksanakan di masjid jamik”. Kata bupati

Menurut Fauzi, tentu kedepannya tidak hanya zakat yang dikumpulkan ASan saja. Namun agar melibatkan unsur-unsur swasta yakni para pengusaha yang ada di wilayah Kabupaten Sumenep.

Lanjut Fauzi, nantinya semua pengusaha dibuatkan peguyuban sesuai dengan usaha masing- masing seperti pengusaha tambak, hotel, pengusaha restoran, pengusaha toko modern, perbankan dan pengusaha lainnya.

“Hal ini akan mulai tahun depan akan kita singkronkan dengan berbagai hal intinya mereka harus terlibat dalam rangka ikut berbagi untuk masyarakat sumenep bagi yang berhak menerima itulah salah satu strategi kita agar ada kebersamaan antara pemerintah daerah dengan pihak swasta, jadi tidak bergantung lagi kepada ASN.” Tukasnya.(dul/yati)

Komentar