Musim Resepsi, Harga Kelapa di Sumenep Turun

Infrastruktur1172 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com — Pesta Idul Adha baru saja lewat. Disusul musim resepsi pernikahan yang biasanya bikin harga komoditas naik. Tapi tidak untuk kelapa di Sumenep. Harga buah ini justru mengalami penurunan dari Rp 9 ribu turun ke Rp 7 ribu 5 ratus rupiah.

Pantauan media Bongkar86 di pasar Anom Sumenep Rabu, 3 Juni 2026, harga kelapa di tingkat petani masih berkisar Rp1.500 sampai Rp4.000 per butir. Besaran buah jadi penentu utama.

“Tergantung besar kecilnya. Kalau kecil murah, semakin besar makin mahal,” kata Muhnan pedagang kelapa di pasar Anom

Menurutnya, kepala yang besar harga jual dipasar sebesar Rp 7 ribu 500 rupiah, ” terangnya

Namun, waktu suasana lebaran Idul Adha mencapai Rp 9 ribu hingga 10 perbutirnya, ” ucapnya

Harga kelapa saat ini mengalami penurunan kisaran Rp 1 ribu 500 rupiah.

Semangat panen petani juga sedang redup. Pemanjat kelapa makin langka, tidak seperti era 1980-an yang hampir semua orang bisa memanjat. Alhasil, jika buah tidak lebat, petani memilih menunggu kelapa jatuh sendiri.

Di sisi pedagang, ceritanya sama. Bu Iyum, pedagang kelapa keliling, menyebut permintaan justru cenderung turun. Ia rutin membeli 100 butir tiap minggu untuk dijual kembali, tapi sering tidak habis.

“Pembeli paling ambil dua sampai lima butir. Tidak banyak. Kalau butuh stok banyak biasanya langsung ke petani,” ujarnya.

Meski dagangan tak secepat dulu, ia tetap bertahan. “Kita tetap berjalan. Karena memang ini pekerjaan saya,” katanya.( Yetno Melaporkan dari Sumenep)

Komentar