Komisi III DPRD Sumenep Ingatkan Mudik Gratis agar Bebas Calo

Infrastruktur2300 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sumenep menjelang Hari Raya Idulfitri mendapat dukungan dari berbagai pihak. Meski demikian, pelaksanaan program tersebut diingatkan agar tidak disalahgunakan oleh oknum yang mencoba mengambil keuntungan melalui praktik percaloan tiket.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumenep, Wahyudi, menilai program mudik gratis merupakan kebijakan yang sangat membantu masyarakat, khususnya warga perantauan yang ingin kembali ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.

Menurutnya, inisiatif pemerintah daerah tersebut patut diapresiasi karena mampu meringankan beban biaya transportasi masyarakat, terutama bagi warga kepulauan yang selama ini bergantung pada transportasi laut.

“Program mudik gratis ini tentu sangat baik dan patut kita apresiasi karena membantu masyarakat yang ingin pulang kampung saat Lebaran,” ujarnya, Minggu, 15 Maret 2026.

Namun demikian, Wahyudi mengingatkan agar pelaksanaan program tersebut tetap diawasi dengan ketat agar tidak dimanfaatkan oleh oknum yang mencoba menjual kembali tiket secara tidak resmi.

Ia menilai praktik percaloan tidak hanya merugikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan fasilitas tersebut, tetapi juga berpotensi mencoreng tujuan baik pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada warga.

“Jangan sampai program yang tujuannya membantu masyarakat justru disalahgunakan oleh calo tiket. Itu tentu akan merugikan masyarakat dan pemerintah,” katanya..

Wahyudi juga meminta agar pemerintah daerah memperkuat sistem pengawasan serta pendataan peserta mudik gratis sehingga penyaluran tiket benar-benar tepat sasaran.

Menurutnya, pengawasan yang baik akan memastikan bahwa fasilitas mudik gratis dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama warga kepulauan yang ingin pulang kampung.

“Jangan sampai masyarakat yang memang ingin pulang ke kampung halamannya justru tidak kebagian tiket karena ada pihak yang memanfaatkan situasi,” ujarnya.

Diketahui, program mudik gratis yang digagas Pemkab Sumenep tersebut akan menggunakan Kapal Motor Penumpang (KMP) DBS III milik pemerintah daerah. Kapal itu disiapkan untuk melayani perjalanan masyarakat kepulauan yang hendak pulang ke daerah asal mereka menjelang Lebaran.

Dengan pengawasan yang ketat serta pelaksanaan yang transparan, diharapkan program mudik gratis ini dapat berjalan lancar dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.(Red)

Komentar