Janji Copot Aspri, Pertaruhan Jabatan Bupati Pamekasan di Hadapan Demonstran Soal Jual Jual Beli Proyek

Infrastruktur70 Dilihat

PAMEKASAN, Bongkar86.com – Ketegangan mewarnai aksi unjuk rasa Aliansi Barisan Masyarakat Merdeka (BMM) di depan Kantor Bupati Pamekasan, Kamis, (29/01/2026)

Di bawah tekanan massa, Bupati Pamekasan, Khalilurrahman akhirnya mengeluarkan pernyataan terkait dugaan skandal yang melibatkan asisten pribadinya (Aspri) berinisial F.

Dalam orasi yang berlangsung, orang nomer satu di Pamekasan itu dengan lantang menjawab di hadapan para demonstran, bahwa secara eksplisit mengatakan akan melakukan pembersihan dalam lingkaran stafnya. Jika terbukti dugaan bahwa Aspri tersebut kerap menjual nama Bupati untuk mengintervensi proyek-proyek di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kalau memang betul-betul ada (bukti), sekarang juga saya copot saudara F dari staf!” tegas Bupati.

Bahkan, Bupati menjamin secara pribadi bahwa dirinya tidak pernah memberikan instruksi kepada siapa pun termasuk Asprinya untuk meminta jatah proyek.

“Itu sama sekali tidak benar,” ujarnya.

Namun, Pihak BMM membantah pernyataan Bupati tersebut dengan klaim telah mengantongi sejumlah bukti terkait sepak terjang Aspri Bupati di lingkungan Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, hingga DPRKP.

Massa menegaskan bahwa pernyataan Bupati hari ini akan dicatat sebagai janji publik yang harus ditepati. Koordinator Aksi mewakili massa juga menegaskan akan menyuarakan dimana keadilan harus ditegakkan dilingkungan pemerintah Kabupaten Pamekasan

“Kami tidak butuh retorika. Kami sudah pegang pernyataan tegas Bupati bahwa siapa pun yang mengintervensi APBD akan ditindak. Kami akan buktikan!” ujar koordinator aksi, Ahmad Sujai dalam pernyataan penutupnya. (Rif/Lis/Anis)

Komentar