Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Asal Sumenep

Infrastruktur1061 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Ribuan jemaah yang telah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci mulai diterbangkan kembali ke Indonesia secara bertahap.

Momen ini menjadi kabar yang dinanti keluarga di berbagai daerah, termasuk empat kabupaten di Pulau Madura.

Suasana haru dan penuh syukur mulai terasa menjelang kedatangan para tamu Allah tersebut.

Jemaah Haji Asal Kabupaten Sumenep dijadwalkan tiba di bandara Juanda Surabaya pada Ahad 21 Juni 2026 sekitar pukul 18.50 WIB mendatang.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Kemenhaj Sumenep “Ahmad Halimy diruang kerjanya, Rabu 3 Juni 2026 kepada media Bongkar86.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Sumenep terus mematangkan persiapan menyambut kepulangan Jemaah Haji tahun ini, Mayoritas jemaah asal Sumenep yang tergabung dalam kloter 77 dijadwalkan akan di Bandara Juanda Surabaya sebagai rombongan pertama pada Ahad, 21 Juni 2026 pukul 18.50 WIB.

Menurutnya, sebagian kecil jemaah ada yang tergabung dalam kabupaten lain, yakni Kloter 68, 71, 72, dan 76. Namun jumlahnya hanya dua orang, sedangkan mayoritas jemaah di Kloter 77, kemudian disusul Kloter 78, 79, dan 81.

“Secara umum, biasanya jemaah akan kembali ke Sumenep bersama rombongan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Sementara itu, kondisi jemaah haji di Tanah Suci dilaporkan dalam keadaan baik. Sebagian besar jemaah juga telah menyelesaikan Tawaf dan Sa’i, kecuali beberapa jamaah perempuan yang masih menunggu masa suci untuk menuntaskan ibadah tersebut.

Dari sisi kesehatan, kata Ahmad Halimy menjelaskan kondisi jemaah secara umum terpantau baik meskipun terdapat beberapa jemaah yang menjalani perawatan akibat faktor usia maupun penyakit bawaan, namun tidak ada laporan yang mengkhawatirkan.

Kemenhaj juga menghimbau keluarga jemaah untuk menunggu infomasi resmi terkait jadwal kedatangan di Sumenep. Informasi tersebut nantinya akan disampaikan melalui koordinasi dengan Pemkab Sumenep dan grup komunikasi jemaah (grup WA), termasuk aturan bagi keluarga yang berencana menjemput langsung di Surabaya. (Yetno/Ucik)

Komentar