Hari Pertama PTM, Plt Disdik Sumenep H. Moh. Iksan Sidak TK, SD dan SMP Dalam Penerapan Prokes

Pemerintahan4 Dilihat

Sumenep, Bongkar86.com – Hari Pertama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dimulai, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, sidak ke beberapa sekolah penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. Selasa 26/01/2021.

Pantauan media Bongkar86.com, sekitar pukul 08.30 Wib Plt Disdik Sumenep H. Moh. Ikasan dalam sidaknya langsung mendatangi TK Pertiwi, SDN Pajagalan 2, SMPN 1 Sumenep, Kecamatan Kota Sumenep.

Bahkan setiap ruangan kelas dikunjungi dan dihimbau tetap menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak.

Plt Kepala Disdik Sumenep H. Moh. Iksan mengatakan, pihaknya memang sengaja tidak memberitahukan kepada kepala sekolah mengenai kunjungan kesetiap sekolah-sekolah dalam penerapan PTM, karena saya ingin melihat secara langsung proses mengajarnya bagaimana.

“Yang pertama saya melakukan kunjungan ke TK Pembina yaitu TK PERTIWI.

Menurut Iksan, setelah dilakukan sidak ke sekolah ini perlu untuk diperhatikan kepada siswa-siswanya agar tetap menerapkan 3M.

Lanjut Iksan, ketika ingin memasuki ruangan untuk selalu mencuci tangan, dan setiap melakukan pembelajaran harus menggunakan fisical distancing (menjaga jarak).

“Alhamdulillah dalam hari pertama PTM tidak ada temuan yang melanggar Prokes baik, sekolah TK, SD maupun SMP, hal itu telah diterapkan di setiap sekolah-sekolah.

Iksan menyampaikan kepada Kepala Sekolah (Kasek) bahwa jika perlu untuk siswa-siswinya dijemur di bawah sinar matahari setiap pagi agar meningkatkan imun agar selalu kuat dan terhindar dari Covid-19.

“Kalau perlu, kata Iksan, dilakukan dengan olahraga secara rutin setiap pagi sesuai dengan jarak yang di atur, karena jika selalu di dalam kelas terus dikhawatirkan jenuh, dan imun siswa-siswi akan menurun.

Iksan menegaskan, untuk murid yang kurang sehat pihak sekolah akan mengizinkan, dan untuk pihak sekolah wajib memberikan pembelajaran dengan cara tetap mengirim materi kesetiap murid agar tidak ketinggalan pelajaran.

“Sedangkan pertimbangan uji coba PTM ini untuk proses pembelajaran sesuai dengan surat edaran Ibu Gubernur, bahwasanya untuk proses pembelajaran di SMA di perkenankan walaupun zonanya itu, belom kuning ataupun hijau.

Bahkan, Kami juga melakukan konsultasi kepada tim gugus Covid-19 langsung yaitu kepada yang terhormat bapak Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Dandim, dan Kapolres untuk meminta izin agar kita bisa menguji cobakan siswa-siswi didik mulai tanggal 26 januari 2021 untuk melaksanakan PTM.

“Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 disekolah, syarat masuk sekolah tetap di atur, tidak setiap hari full masuk sekolah hanya separuh-separuh dalam satu kelas.(apo/dila/dina)

Komentar