Dua Bulan Polrestabes Surabaya Ungkap 64 Kasus Curanmor, 47 Tersangka dan Dua Diantaranya Perempuan

Infrastruktur23 Dilihat

Surabaya, Bongkar86.com – Sebanyak 47 tersangka dari 64 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil diungkap Polrestabes Surabaya. Hasil ungkap kasus ini merupakan tindak lanjut laporan masyarakat selama periode Juli hingga Agustus 2025.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, mengungkapkan, dari merinci dari total 47 tersangka, dua di antaranya perempuan. Sembilan pelaku merupakan residivis kambuhan.

“Bersama jajaran, kita berhasil mengungkap 64 kasus dengan total 49 tersangka, dan 10 orang residivis,” terang Luthfie, dalam pers rilis di Mapolres, Kamis (28/8/2025).

Dari hasil penyelidikan, para pelaku menggunakan berbagai cara dalam melakukan Kejahatan tersebut. Selain itu, sejumlah kasus juga di sebut dipicu adanya kesempatan pelaku akibat kelalaian korban lantaran kunci motor yang masih nempel di kendara

“60 di antaranya dilakukan dengan cara membobol kunci motor, sedangkan empat sisanya terjadi karena kelalaian pemilik yang meninggalkan kunci masih menempel di motor,” ungkap Luthfie.

Selain melakukan tindakan tegas terukur kepada para tersangka, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya maupun hasil kejahatan mereka.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, motif para pelaku umumnya didorong oleh faktor ekonomi,” tambahnya.

Sejumlah barang bukti, di antaranya 19 unit sepeda motor (R2), 13 kunci leter T/Y, 6 kunci kontak, 1 bilah sajam, 10 STNK & BPKB, serta beberapa barang lain seperti kunci pas, anak kunci, HP, dan tas yang digunakan dalam aksi kejahatan.

Pada kesempatan ini, Kapolrestabes Surabaya juga menyerahkan langsung sebagian barang bukti berupa sepeda motor kepada para korban. Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk tidak memarkir kendaraan sembarangan, selalu menambah kunci ganda, dan tidak meninggalkan kunci yang masih menempel di motor.

“Segera laporkan ke kepolisian bila menjadi korban curanmor atau mengetahui keberadaan pelaku. Dengan dukungan seluruh lapisan warga, kami optimis dapat menjaga kondusifitas Kota Surabaya,” imbuhnya.(Ujang/Apo)

Komentar