DPRD Sumenep Dorong Aspirasi Reses Masuk Prioritas Kebijakan dan Anggaran Daerah

Infrastruktur4740 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga penguatan ekonomi lokal mendominasi hasil Reses III Tahun 2026 yang disampaikan tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep dalam Rapat Paripurna, Senin (13/7/2026).

Laporan tersebut menjadi bahan awal bagi DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menyusun arah kebijakan serta prioritas penganggaran daerah agar lebih selaras dengan kebutuhan masyarakat di setiap daerah pemilihan.

Reses III yang berlangsung pada 30 Juni–7 Juli 2026 dimanfaatkan para anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung melalui dialog di daerah pemilihan masing-masing.

Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, H. Zainal Arifin, mengatakan reses merupakan instrumen penting dalam memperkuat fungsi representasi DPRD sekaligus memastikan kebijakan pembangunan disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat.

“Reses merupakan kewajiban anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihannya. Melalui kegiatan ini, berbagai persoalan, kebutuhan, dan harapan masyarakat dapat diketahui secara nyata,” ujarnya.

Menurut Zainal, seluruh masukan yang dihimpun dari masing-masing fraksi akan menjadi referensi dalam penyusunan program pembangunan dan penganggaran daerah pada periode berikutnya.

“Seluruh hasil reses yang disampaikan masing-masing fraksi akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan penganggaran daerah, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga penguatan perekonomian masyarakat,” katanya.

Berdasarkan laporan tujuh fraksi, kebutuhan pembangunan infrastruktur masih menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat, disusul peningkatan kualitas layanan publik, sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, pemberdayaan ekonomi, dan kesejahteraan sosial.

Zainal menegaskan DPRD akan terus mengawal agar aspirasi tersebut dapat diterjemahkan menjadi program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“DPRD berkomitmen mendorong pemerintah daerah mengambil langkah konkret agar berbagai kebutuhan masyarakat yang muncul selama reses dapat direalisasikan secara bertahap sesuai skala prioritas,” ujarnya.

Adapun laporan hasil Reses III disampaikan oleh tujuh fraksi melalui juru bicara masing-masing, yakni Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi PKB, Fraksi PPP, Fraksi PAN, Fraksi Demokrat, Fraksi NasDem, serta Fraksi Gerindra-PKS.

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumenep turut dihadiri Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim, pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, tokoh masyarakat, dan insan pers.

Melalui penyampaian hasil reses tersebut, DPRD Kabupaten Sumenep berharap proses perencanaan pembangunan daerah semakin partisipatif, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu menghasilkan kebijakan yang mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga.(Yet/Apo)

Komentar