DPRD Pamekasan Tegaskan Demo Tembakau Bukan dari Petani, Perlindungan Sudah Diatur Perda Jatim

Infrastruktur803 Dilihat

PAMEKASAN, Bongkar86.com – Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, menanggapi aksi demo yang terjadi kemarin terkait isu tembakau. Menurutnya, para pengunjuk rasa sebagian besar merupakan buruh pabrik, bukan petani tembakau asli. Rabu, 11/02/2026.

“Yang demo pabrik dan buruh pabrik, bukan petani tembakau. Seharusnya petani menyuarakan revisi Perda tentang tembakau Pamekasan,” ujar Ali Masykur selaku Ketua DPRD Pamekasan.

Ali Masykur menegaskan bahwa perlindungan terhadap tembakau Madura sebenarnya sudah diatur melalui Perda Jawa Timur.

Bahkan, kata Ali Masykur, Pamekasan dianggap tidak perlu membuat perda baru karena hal itu berpotensi menimbulkan keberatan dari daerah lain seperti Bangkalan, Sampang, dan Sumenep, ” tuturnya

“Kalau kita buat Perda perlindungan tembakau Madura sendiri, daerah lain bisa merasa dirugikan karena tidak ada gudang tembakau di sana, hanya petani saja. Jadi sebaiknya Pamekasan fokus pada redaksi perlindungan tembakau Pamekasan,” tambahnya.

Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa polemik terkait demo tidak mewakili aspirasi petani tembakau asli di Pamekasan, dan perlindungan hukum bagi petani tembakau Madura telah berjalan melalui mekanisme yang ada.(Idr/Rob/Lis)

Komentar