DPMD Sumenep Gelar Sosialisasi Pilkades Serentak 2021, Wabup Ny. Dewi Khalifah, Daerah Rawan Perketat Pengamanan

Infrastruktur2 Dilihat

Sumenep, Bongkar86.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Tinur, gelar sosialisasi Pilkades Serentak Tahun 2021 kepada camat dan Pemdes di Hotel Utami. Rabu 24/3/2021

Acara dibuka langsung eleh Wakil Bupati Sumenep, Ny Eva di dampingi Kepala Dinas PMD, Moh. Ramli, seluruh Pjt Kades dan Ketua BPD se Kabupaten Sumenep.

Sambutan Kepala DPMD Sumenep Moh. Ramli menyampaikan laporannya bahwa dengan digelarnya sosialisasi Pilkades serentak 2021 di Kabupaten Sumenep ini tujuannya untuk menyamakan persepsi dan komitmen.

Foto: Kepala DPMD Sumenep Moh. Ramli memberikan laporan di acara sosialisasi Pilkades Serentak 2021 di Hotel Utami Sumenep

“Selain itu, Ramli berharap pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Sumenep berjalan dengan aman dan lancar serta sukses dengan tetap bersandar kepada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara Wakil Bupati Sumenep Ny. Dewi Khalifah berharap bahwa dalam pelaksanaan Pilkades Serentak 2021 mendatang semoga berjalan dengan lancar, sukses, aman dan kondusif.

“Sedangkan pelaksanaan Pilkades tersebut, kata Ny. Eva akan dilaksanakan pada bulan Juli 2021 mendatang.

Menurut Ny. Eva pemilihan kepala desa merupakan salah satu wujud ditingkat desa, karena merupakan pesta demokrasi.

Ny. Eva, menjelaskan dalam sejarahnya Kabupaten Sumenep telah sukses 4 kali menggelar Pilkada serentak pada tahun 2013, tahun 2014, tahun 2016 dan tahun 2019. dan tanpa adanya hal-hal yang merusak bangunan keharmonisan masyarakat.

“Salah satu kunci suksesnya pelaksanaan Pilkada serentak ada di tangan para petugas keamanan karena kegiata petugas keamanan dalam menjalankan tugas dan fungsinya akan berpengaruh besar terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat dalam mengikuti jalannya Pilkades serentak.

Ny. Eva menegaskan, daerah rawan dalam pelaksanaan Pilkades tahun ini yakni daerah sangat rawan sebanyak 19 desa, rawan 47 desa, dan desa tidak rawan sebanyak 20 desa dan akan menempatkan pengamanan dengan ketat.(Devi/Dian/Nur)

Komentar