Debit Air Sejumlah Sumber Menurun, PDAM Sumenep Siapkan Antisipasi Kemarau Panjang

Infrastruktur2093 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sumenep memastikan ketersediaan air bersih masih relatif aman meski musim kemarau mulai menyebabkan penyusutan debut air di sejumlah sumber mata air. Kondisi ini menjadi perhatian karena dampak El-nino berpotensi memperpanjang musim kering.

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PADM) Kabupaten Sumenep “Febmi Noerdiansyah” menyebut sejumlah wilayah seperti Prancak, Montorna, Langsar, dan Kombang merupakan daerah yang setiap tahun rawan mengalami kekeringan.

“Dibeberapa sumber ada penyusutan. Namun sebagaian besar lainnya kita masih cukup dibilang aman, ujarnya. Kamis, 20/8/2026

Saat ini, terdapat sekitar tiga hingga empat titik sumber air yang mengalami penurunan debit. Meski demikian, PDAM Kabupaten Sumenep masih mampu mendistribusikan air kepada pelanggan, termasuk melakukan dropping air bersih apabila dibutuhkan.

PDAM Kabupaten Sumenep juga menyiapkan dua titik pengisian air untuk mendukung distribusi menggunakan tangki. Jika Dinas Sosial Kabupaten Sumenep maupun BPBD Kabupaten Sumenep membutuhkan tambahan pasokan.

Untuk menjaga ketersediaan air selama kemarau panjang, PDAM akan menyesuaikan jam operasional pompa dengan kondisi debit. Jika debit kritis, pompa akan diistirahatkan selama satu hingga tiga jam agar sumber air kembali meningkat.

Dalam kondisi kekeringan, pengiriman air bersih biasanya berlangsung selama satu hingga dua bulan. PDAM Kabupaten Sumenep memperkirakan dropping dilakukan tiga hingga empat kalisetiap hari, diluar distribusi tangki milik Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Sumenep.

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) “Febmi Noerdiansyah” menghimbau masyarakat menghemat penggunaan air bersih selama musim kemarau. Ia juga meminta warga menanam pohon di sekitar sumber air untuk membantu menjaga kelestarian dan ketersediaan air.

“Berhematlah menggunakan air bersih, karena air bersih tidak selamanya lancar saat kemarau panjang,” tegasnya.(Yetno/Ucik/Apo)

Komentar