Belasan Pemuda Diduga Kelompok Balap Liar, Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi Tegaskan Motor Disita Dan Tak Boleh Diambil

Polri70 Dilihat

Mojokerto Kota, Bongkar86.com – terus berupaya menjaga gangguan kamtibmas selama bulan suci ramadan dengan menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2021.

Dari Ops tersebut, petugas yang terdiri dari 60 personel TNI-Polri berhasil mengamankan 16 orang pelaku balap liar yang meresahkan di tiga titik lokasi atau tongkrongan di wilayah Kecamatan Kemlagi.

Dari 16 orang tersebut, polisi juga mengamankan 10 kendaraan roda dua yang menjadi alat bukti. 4 diantaranya tidak sesuai dengan standart.

Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriyadi mengatakan, saat ini petugas sedang melakukan pengecekan surat-surat kendaraan dan spech untuk memastikan kondisi dan status motor.

“Memang yang tidak sesuai dengan standarnya, artinya tampilannya menggunakan knalpot brong dan roda balap itu sebanyak 4 unit,” ujarnya dalam keterangan pers, Minggu (25/04/2021).

Untuk memastikan indikasi adanya balap liar, petugas juga mengecek setiap HP milik para pemuda yang diamankan. Hasilnya, mereka memiliki grup WhatsApp khusus untuk kegiatan tongkrongan Minggu di Kecamatan Kemlagi.

Nantinya, seluruh kendaraan roda dua yang diamankan, baru bisa diambil ketika sudah sebulan proses inventarisasi. Tentunya dengan persyaratan dan sepengetahuan orang tua.

“Ketika sudah sebulan, dia mau mengambil kendaraan tersebut tentunya dia harus membawa kelengkapan spare part yang sudah standart. Misalnya knalpotnya yang sudah standart, itu dilakukan pergantian di lokasi Polres,” pungkasnya. (Apo)

Komentar