Bangkalan Matangkan KEK Tembakau Madura, Dorong Ekonomi Madura Berbasis Potensi Lokal

Infrastruktur799 Dilihat

Bangkalan, Bongkar86.com – Gagasan ini menjadikan tembakau sebagai salah satu penggerak ekonomi kawasan Madura terus dimatangkan. Pemerintah Kabupaten Bangkalan kini memfokuskan perhatian pada pemutakhiran data dan pemenuhan persyaratan sebagai bagian dari proses pengusulan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) pemutakhiran perkembangan dan persiapan persyaratan pengusulan KEK Tembakau Madura yang digelar di Ruang Rapat Bupati Bangkalan, Selasa (15/9/2026).

Rakor ini menjadi bagian penting untuk memastikan setiap tahapan pengusulan KEK dipersiapkan secara matang. Lebih dari sekadar membangun kawasan industri, KEK Tembakau Madura diharapkan mampu membentuk ekosistem ekonomi yang menghubungkan potensi daerah, investasi, industri, hingga masyarakat dan petani tembakau.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bangkalan, Ismet Effendi, menyampaikan dukungannya terhadap gagasan tersebut. Menurutnya, pengusulan KEK Tembakau Madura memiliki arti strategis bagi pengembangan perekonomian, baik di Kabupaten Bangkalan maupun Madura secara lebih luas.

Pemkab Bangkalan, kata Ismet, siap mendukung proses pengusulan dengan mempersiapkan berbagai kebutuhan dan persyaratan yang diperlukan.

“Ini menjadi bagian dari upaya kita untuk mematangkan gagasan besar pengembangan kawasan tembakau di Madura. Pemerintah Kabupaten Bangkalan siap mendukung dan mempersiapkan berbagai persyaratan agar prosesnya dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Ja’far, menilai gagasan KEK Tembakau Madura perlu terus dikawal secara bersama-sama. Potensi tembakau yang dimiliki Madura dinilai dapat menjadi kekuatan ekonomi apabila dikelola melalui perencanaan dan sinergi lintas daerah.

Menurut Fauzan, salah satu hal penting yang perlu dibangun adalah cara pandang bersama di antara empat kabupaten di Madura.

“Kalau kita berbicara tentang kemajuan Madura, tentu tidak bisa hanya melihat kepentingan masing-masing kabupaten. Kita perlu membangun sinergi dan cara pandang bersama, karena potensi yang kita miliki merupakan kekuatan Madura secara keseluruhan,” jelasnya.

Ia berharap proses pengusulan KEK Tembakau Madura dapat menjadi momentum untuk menyatukan berbagai potensi yang selama ini berkembang di Madura. Dengan dukungan kebijakan, investasi, industri, dan sektor pertanian, pengembangan kawasan diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat.

Bagi Bangkalan, pengembangan KEK Tembakau Madura juga diharapkan dapat membuka ruang bagi tumbuhnya investasi dan aktivitas ekonomi baru. Pada saat yang sama, keberadaan kawasan tersebut perlu diarahkan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan hingga pada tingkat masyarakat dan petani tembakau.

Melalui rakor tersebut, Pemkab Bangkalan berkomitmen untuk terus memutakhirkan data serta mempersiapkan berbagai persyaratan yang dibutuhkan. Upaya ini menjadi bagian dari langkah bersama untuk mendorong tembakau tidak hanya sebagai komoditas pertanian, tetapi juga sebagai bagian dari rantai ekonomi yang memiliki nilai tambah bagi Madura.

Pengusulan KEK Tembakau Madura pada akhirnya diharapkan tidak berhenti pada pembentukan sebuah kawasan, tetapi menjadi instrumen untuk memperkuat konektivitas ekonomi, memperluas peluang investasi, meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, serta membuka manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan petani di Madura.

Komentar