Awal 2026, Dinkes Sumenep Tangani 267 Kasus Demam Berdarah Dengue, Satu Orang Meninggal Dunia

Infrastruktur1978 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menangani sebanyak 267 kasus demam berdarah dengue (DBD) selama periode Januari-April 2026.

Jumlah kasus DBD ini sesuai dengan laporan yang disampaikan petugas medis dari berbagai Puskesmas yang tersebar di 27 kecamatan se-Kabupaten Sumenep

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep Achmad Syamsuri menyampaikan bahwa per 8 April kemarin ada 10 kasus yang sudah dirawat, baik itu di Puskesmas dan maupun di rumah sakit. Kamis 09/4/2026

“Jadi di bulan April tidak ada peningkatan yang signifikan terkait dengan kasus-kasus DBD seperti bulan-bulan kemarin yakni Januari, Februari dan Maret 2026

Achmad Syamsuri menjelaskan, dari data itu jumlah kasus terbanyak di tiga puskesmas, yakni Puskesmas Ambunten, Kalianget, dan Puskesmas Pamolokan. Namun kasus DBD paling tinggi yaitu Puskesmas Kalianget.

Dari semua kasus tersebut, alhamdulillah bisa tertangani meskipun ada satu penderita yang meninggal dunia yaitu di wilayah Kecamatan Saronggi.

Achmad Syamsuri lebih lanjut menjelaskan, pihaknya telah menginstruksikan kepada para petugas medis di berbagai kecamatan untuk meningkatkan kewaspadaan dan menggencarkan sosialisasi tentang pentingnya berperilaku hidup sehat.

Dinkes juga mengimbau agar segera dilakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan melakukan pembersihan genangan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak jentik melalui 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, dan memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

“Yang prioritas adalah di sekitar tempat kejadian di mana ada warga positif terserang DBD,” katanya.

Selain itu, Syamsuri juga meminta agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan obat anti nyamuk, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala demam tinggi, nyeri sendi, atau tanda-tanda yang mengarah pada DBD, ” pungkasnya.(Lia/Apo)

Komentar