Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Dorong Santri Berdaya dan Mandiri

Nasional2123 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Lapangan Pemkab Sumenep, Kamis (22/10/2026) pagi.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa santri memiliki peran penting, tidak hanya dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi juga dalam pembangunan bangsa.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., mengatakan, santri harus mampu menjadi kekuatan moral, intelektual, dan nasional yang ikut menentukan arah pembangunan Indonesia.

“Santri bukan hanya bagian dari sejarah bangsa, tetapi juga bagian penting dari masa depan Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, peran santri perlu diperkuat melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan lingkungan pesantren. Kolaborasi tersebut dapat mencakup peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan kapasitas generasi muda, pemberdayaan ekonomi, kewirausahaan, hingga kepedulian sosial dan lingkungan.

Fauzi juga mengajak seluruh perangkat daerah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan masyarakat untuk membuka ruang yang lebih luas bagi santri agar dapat berkembang dan berkontribusi di berbagai bidang.

Ia menegaskan, santri perlu mendapat kesempatan untuk berkarya, berinovasi, serta mengembangkan kemampuan sesuai dengan potensi yang dimiliki.

Dalam momentum Hari Santri Nasional, Fauzi turut menyampaikan pesan kepada para santri dan generasi muda di Kabupaten Sumenep. Ia meminta mereka terus belajar, menjadikan ilmu agama sebagai landasan hidup, serta memperluas pengetahuan untuk meningkatkan kemampuan diri.

“Teruslah menuntut ilmu dan jangan pernah berhenti belajar. Jadikan ilmu agama sebagai landasan kehidupan dan pengetahuan sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan diri,” pesannya.

Selain pendidikan, ia menekankan pentingnya menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Santri diharapkan menghormati guru, memuliakan orang tua, menyayangi sesama, serta memberikan manfaat bagi lingkungan.

Fauzi juga mendorong santri untuk memiliki semangat kemandirian dan kewirausahaan. Menurutnya, santri harus berani menciptakan peluang, mengembangkan kreativitas, dan membangun kemampuan ekonomi yang produktif.

Komentar