Tongkang Bermuatan CPO Bocor dan Kandas di Perairan Giliyang Sumenep 

Infrastruktur55 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Sebuah tongkang bermuatan Crude Palm Oil (CPO), TK. Indo Ocean Marine, kandas di perairan Desa Banraas, Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur,

Kandasnya tongkang tersebut akibat mengalami kebocoran dan hampir tenggelam. Persitiwa itu terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026.

“Sebanyak lima kru tongkang dilaporkan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, ” kata Plt Kasi Humas Polres Sumenep Kompol Widiarti

Menurut Kompol Widiarti, Evakuasi dilakukan secara mandiri oleh kru tongkang dengan bantuan Potensi SAR (Potsar) setempat yang dipimpin H. Kahor, selaku Sekretaris Desa Banraas.

Proses evakuasi berlangsung sekitar pukul 06.00 WIB, dengan lokasi tongkang berada sekitar 300 meter dari bibir pantai Pulau Giliyang. Evakuasi dapat dilakukan setelah kondisi perairan surut, sehingga kru tongkang dapat berjalan menuju daratan dengan pengawasan Potsar.

Sebelumnya, pada pukul 03.13 WIB, personel Polairud telah melakukan komunikasi via telepon dengan salah satu kru tongkang. Dalam arahan tersebut, kru diminta tetap bertahan di atas tongkang hingga kondisi sekitar cukup terang dan air laut surut untuk memungkinkan evakuasi yang aman.

Pada pukul 06.35 WIB, seluruh kru berhasil mencapai daratan dan selanjutnya dibawa ke rumah warga sekitar untuk membersihkan diri serta menjalani proses recovery atau pemulihan.

Sementara itu, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos Sumenep dan Polairud, telah bersiaga dengan menggunakan Rescue Boat Basarnas (RBB). Tim SAR lepas tali pada pukul 07.40 WIB dan bergerak menuju Pulau Giliyang. Setibanya di lokasi, tim direncanakan sandar di dermaga baru Desa Bancamara, Pulau Giliyang.

Usai proses pemulihan, kelima kru tongkang dijadwalkan akan dibawa menuju dermaga Desa Bancamara sebagai titik penjemputan.

Adapun Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam penanganan kejadian ini meliputi dua personel Polairud Polri dari Satpolairud Polres Sumenep dan Ditpolairud Polda Jawa Timur, serta lima personel Basarnas. Unsur pendukung lainnya yakni dua personel Polsek Dungkek serta Potsar dari warga setempat.

Data awak tongkang yang dievakuasi masing-masing bernama Jumanto (Bosun), Wibowo Ari Murdiyanto (Kelasi), Dwi Karunianto (Kelasi), Sudriman (Kelasi), dan Briptu Ribut Prasetyo selaku pengawal dari unsur Polri.

Tongkang TK. Indo Ocean Marine diketahui berangkat dari Kalimantan Selatan dengan tujuan Gresik, Jawa Timur, membawa muatan CPO. Hingga berita ini diturunkan, kondisi kapal masih dalam penanganan pihak terkait.(Rudi/Apo)

Komentar