Kapolresta Sumenep Pimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026

Polri7105 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., memimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2026, Rabu (4/11/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Sumenep membacakan amanat Kapolda Jawa Timur yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel serta sinergitas lintas sektoral dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya memasuki musim penghujan tahun 2026–2027.

Apel tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Peleton TNI Yon TP 931, Peleton Satsamapta, Polair/Provost, Satlantas, Satintelkam, Satreskrim, Satresnarkoba, ASN Polri, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, BPBD, Basarnas, serta Tagana. Kesiapan juga didukung dengan kendaraan operasional dari Polresta Sumenep, Damkar, BPBD, dan Basarnas.

Dalam amanat Kapolda Jawa Timur yang dibacakan Kapolresta Sumenep, disampaikan bahwa sepanjang tahun 2026 telah terjadi 672 kejadian bencana alam di berbagai wilayah Jawa Timur, yang mengakibatkan 28 orang meninggal dunia, 55 orang mengalami luka-luka, serta kerugian material mencapai Rp7,552 miliar.

Selain itu, BMKG memprediksi musim hujan periode 2026–2027 akan datang lebih lambat dari biasanya. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama karena terdapat potensi terjadinya cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, termasuk Provinsi Jawa Timur.

Kapolda Jawa Timur melalui amanatnya menekankan kepada seluruh jajaran agar melaksanakan pemetaan wilayah rawan bencana bersama stakeholder terkait, memperkuat koordinasi dan jalur komunikasi antarinstansi, membentuk posko kesiapsiagaan, serta memastikan seluruh personel dalam kondisi prima dan dilengkapi alat pelindung diri.

Lebih lanjut, seluruh personel diminta untuk tidak meremehkan potensi bencana dan senantiasa mempersiapkan segala kebutuhan secara maksimal. Keselamatan petugas maupun masyarakat harus menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas kemanusiaan.

Melalui kegiatan apel gelar pasukan ini, Polresta Sumenep bersama TNI dan seluruh instansi terkait menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergitas dan kolaborasi dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Diharapkan dengan kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi yang baik, seluruh unsur terkait dapat bergerak cepat dan tepat dalam memberikan perlindungan, pertolongan, serta pelayanan kepada masyarakat demi meminimalisir dampak bencana alam di wilayah Kabupaten Sumenep. (Iad, Apo )

Komentar