Gelar Lomba Pencak Silat, Upaya Pemkab Pamekasan Dorong Kemajuan Olahraga dan Budaya

Sosial Budaya2045 Dilihat

PAMEKASAN, Bongkar86.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar lomba pencak silat tunggal bebas antar pelajar di area Monumen Arek Lancor, Selasa (27/10/2026).

Lomba pencak silat antar pelajar untuk tingkat SD, SMP dan yang sederajat itu merupakan bagian dari rangkaian hari jadi Kabupaten Pamekasan ke 496 dengan rincian, tingkat SD sebanyak 33 peserta dengan kategori putra dan putri, tingkat SMP sebanyak 25 peserta dengan kategori putra dan putri.

“Pencak silat merupakan salah satu dari 10 objek kemajuan kebudayaan sebagaimana amanat Undang Undang nomor 5 tahun 2017,” kata Kepala Disdikbud Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat penting digelar secara berkelanjutan sebagai upaya regenerasi kepada anak muda Pamekasan yang nota bene penerus perjuangan di masa yang akan datang. Sehingga anak muda turut aktif dan andil melestarikan budaya daerahnya.

“Sekaligus menumbuhkembangkan kebudayaan lokal ke arah yang lebih maju, adaptif dan tidak meninggalkan akar budayanya,” tambah dia.

Mantan Kepala Disperindag Pamekasan ini melanjutkan, selain mengasah potensi anak di bidang pencak silat, kegiatan itu juga bertujuan untuk membangun mental yang kuat, disiplin, rasa cinta tanah air yang semakin menguat, dan budi pekerti yang luhur kepada generasi muda.

“Lomba ini kami juga melibatkan 16 perguruan silat se Pamekasan, sehingga ini menjadi dorongan kepada kami agar lomba ini tidak hanya dilaksanakan tahun ini, tetapi juga tahun tahun berikutnya,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pamekasan, Taufikurrachman berharap, seni budaya bela diri di tengah kemajuan teknologi dan arus digitalisasi tetap dikenal, tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi harus hidup dan berkembang sebagai bagian dari identitas bangsa.

“Dalam pengamatan saya, pencak silat memiliki makna yang cukup luas dari sekadar kemampuan bela diri. Di dalamnya terkandung nilai kedisiplinan, keberanian, pengendalian diri, penghormatan kepada sesama, serta perpaduan antara kekuatan fisik, ketangkasan dan keindahan gerak,” ucapnya saat membacakan sambutan tertulis Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman.

Dia berharap, para peserta menjadikan lomba tersebut sebagai ajang silaturrahmi dan menempa potensi diri, sehingga menjadi atlet berprestasi.

“Pemkab Pamekasan berkomitmen mendukung pengembangan olahraga dan pelestarian seni budaya daerah sesuai dengan kemampuan serta prioritas pembangunan,” pungkasnya.

Komentar