Direktur RSUD Sumenep Utamakan Pelayanan Dengan Sepenuh Hati, Senyum dan Ramah Sebagai Pengobat Kesembuhan Pasien

Infrastruktur214 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Tahun 2024 layanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moh Anwar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, meningkatkan kinerja dokter ,perawat dan administrasi pelayanan terhadap publik terutama pasien yang sudah rawat inap baik kelas I maupun kelas III. Kamis 07/3/2023

Salah warga ketika besuk di RSUD Moh Anwar Diruang Inap pemeriksaan dokter dan perawat kepada pihak pasein menunjukkan dalam kerjanya sangat sopan dan ramah tamah termasuk kepada keluarga pasein.

“Pelayanan Dokter, perawat hingga Satpam di pintu masuk RSUD sopan dan ramah, ” kata Budi pengunjung pasien

Menurut Budi, para tenaga medianya ramah-tamah dan selalu melontarkan senyuman kepada pasien dan keluarga pasien, ” tuturnya

“Semoga kedepannya, kata Budi bisa berkelanjutan yang lebih baik lagi.

Sementara Direktur RSUD dr Erliyati berkomitmen dalam kinerjanya dengan Bismillah melayani, hal ini benar benar diterapkan dengan tepat, melalui program yang sudah disediahkan RSUD,.

Menurut dr Erli, bahwa jangan sampai masyarakat Sumenep tidak bisa mengakses layanan kesehatan dengan alasan tidak punya biaya.

“dr Erli menegaskan, pesien dan keluarganya cukup menunjukkan KTP langsung ditangani.

Bila, dr Erli menambahkan tidak bawa KTP, dari keluarga pasien cukup hafal nomor induk kependudukan (NIK) pasti dilayani.

Lanjut dr Erli, KTP sebagai persyaratan awal juga layanan kesehatan gratis hanya cukup dengan KTP atau KK melalui program Universal Health Coverage (UHC). Maupun melalui layanan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dikelola oleh BPJS, dan saat ini RSUD Sumenep sudah jauh lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Dirut RSUD dr Erli selalu mengingatkan dan menekankan kepada semua jajarannya dan bawahannya bahwa untuk semua kegiatan yang ada di RSUD Moh Anwar Sumenep sudah diberi arahan dan bimbingan untuk bekerja secara optimal dengan memberikan layanan yang terbaik. Dan Semua Karyawan yang kurang memenuhi standarisasi memang dilakukan pembinaan secara khusus dan bimbingan serta arahan.

Kita yang bekerja bersifat secara objektif dan semua tindakan yang dilakukan oleh karyawan RSUD dipantau kamera CCTV di setiap ruangan dan apabila ada pengaduan dari keluarga pasen bisa diminta keterangan dan nantinya diclerkan dengan rekaman CCTV.(Apo)

Komentar