Datangi Kantor Dinkes Sumenep Soal Malpraktek, Plt Kadis Agus Diduga Arogan Massa Aksi Nyaris Bentrok

Infrastruktur33 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Sumenep menuntut adanya mala praktek di Puskesmas Batang-batang terhadap Bayi ber-umur 6 hari,keluarga korban sesali sikap arogansi Plt Dinas Kesehatan Agustiono sulasno Jumat (01/12/2023).

Aksi unjuk rasa tersebut di mulai dari Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep dan masa aksi langsung di temui oleh Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep Agus.

Merasa kurang adanya respon yang baik dari Plt Kepala Dinas Kesehatan Agus Massa aksi melanjutkan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Kabupaten Sumenep.

Tidak hanya itu saja massa aksi juga melakukan Swiping Ke dalam Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep serta di akhir unjuk rasa massa aksi melakukan penyegelan kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Menurut Paman Korban Anwar massa Unjuk rasa menuntut pemberhentian atau pencopotan Bidan Windu dan Kepala Puskesmas Batang Batang.

Karena Keponakannya meninggal setelah di ambil sampel darahnya oleh pihak Puskesmas Batang batang dan sampai saat ini Pihak Puskesmas tidak mau bertanggung jawab atas dugaan malpraktek tersebut.

Anwar menambahkan setelah di ambil sampel darahnya keponakannya terus menangis dan terjadi pembekakan di area tumit bayi dengan warna hitam ke biru biruan,dan pihak keluarga sudah menelfon pihak Puskesmas Batang batang tapi hanya di suruh kompres dengan air panas atau air es.

Keluarga korban merasa kecewa dengan Plt dinas kesehatan Agus karena mereka datang dengan baik, dan hanya meminta ke adilan atas meninggalnya keponakannya tapi malah mau di serang, kalau begitu Puskesmas di ganti saja dengan Pusat Kematian Masyarakat, ” kata’ Anwar.

Bahkan kalau tuntunnya tidak di respon pihaknya akan mendatangkan massa lebih banyak lagi Ujar’ Anwar.

Sementara di kesempatan yang sama Saat di wawancarai media Bongkar86.com Korlap Aksi Abd. Halim akan melaporkan dan akan terus mengawal sampai tuntutannya di terima oleh pemerintah.

Halim juga merasa kecewa dengan sikap Plt Dinas Kesehatan Agus karena kami datang bersama mahasiswa dan masyarakat ingin meminta pertanggung jawaban dan kami tidak akan arogan namun kepala Dinas Kesehatan yang mengajarkan pada kita anarkis ujar’ Halim.

di tanya masalah swiping ke dalam kantor Bupati Sumenep Halim menambahkan tidak ada orang di dalam. Apa yang di lakukan Bupati Sumenep kami pihak pemuda sudah mengirim surat tiga hari sebelumnya berarti ini ada kelalaian dari kepolisian untuk konfirmasi atau Bupati Sumenep yang tidak mau menemui kami.

Sedangkan untuk penyegelan Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep hal itu di lakukan karena massa merasa kecewa dan Bupati Sumenep di anggap tidak becus melakukan tanggung jawabnya kata Halim di akhir wawancara.(Bangong/Yadik/Apo)

Komentar