Askab PSSI Sumenep Matangkan Piala AF Sport U-17, Regulasi Segera Dirilis

Olahraga509 Dilihat

Sumenep, Bongkar86.com – Piala AF Sport U-17 Kabupaten Sumenep mulai memasuki fase pemantapan. Turnamen ini disiapkan sebagai panggung kompetitif bagi pemain muda.

Kompetisi tersebut dijadwalkan mulai bergulir 10 Oktober 2026. Ajang ini diharapkan membuka jalan bagi talenta muda Sumenep menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, pemerintah daerah memberi perhatian terhadap pengembangan potensi generasi muda melalui olahraga.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep sangat mendukung anak muda mengembangkan potensinya, termasuk melalui olahraga sepak bola.” kata Bupati Fauzi, Selasa (21/09/2026).

Menurut Fauzi, kompetisi saja belum cukup untuk melahirkan pemain berkualitas. Pembinaan harus berjalan bersama dengan dukungan pelatih yang memiliki kompetensi.

“Pengembangan potensi atlet harus didukung juga dengan hadirnya pelatih yang kompeten agar pembinaan berjalan secara berkelanjutan.” ujarnya.

Piala AF Sport U-17 juga diarahkan menjadi ruang pencarian pemain potensial dari berbagai wilayah Sumenep. Kesempatan bermain menjadi bagian penting proses pembinaan.

“Kami ingin menjaring pemain-pemain andal yang ada di kecamatan dan menyiapkan mereka untuk berkesempatan mengikuti seleksi Liga 4.” ungkap Bupati Fauzi.

Bupati meminta pemain muda memanfaatkan kompetisi dengan serius. Setiap laga dinilai menjadi kesempatan menunjukkan kemampuan, mental, dan konsistensi di lapangan.

“Harapan kami, para atlet mempersiapkan diri secara maksimal dan memberikan performa terbaiknya dalam setiap pertandingan.” pungkasnya.

Sebelumnya, Fauzi juga menyampaikan bahwa AF Sport diharapkan berkembang sebagai kompetisi resmi yang dapat masuk dalam kalender olahraga Sumenep.

Sementara itu, Ketua Askab PSSI Sumenep Febmi Noerdiansyah memastikan pihaknya terus mematangkan konsep turnamen bersama penyelenggara.

“Saat ini proses pematangan konsep terkait teknis kegiatan sedang kami lakukan. Insya Allah akan mulai pada 10 Oktober 2026.” ujarnya.

Menurut Febmi, salah satu poin yang masih dimatangkan ialah mekanisme keikutsertaan klub atau kecamatan dalam kompetisi tersebut.

“Pak Bupati ingin keikutsertaan kecamatan lebih fleksibel, tetapi tetap tidak mengesampingkan regulasi sepak bola PSSI.” kata Febmi.

Askab PSSI Sumenep kini menyusun sejumlah kebutuhan teknis. Di antaranya persyaratan peserta, format kompetisi, hingga jadwal pertandingan.

“Kalau sudah selesai, sesegera mungkin akan kita rilis, mulai persyaratan, model kompetisi, time schedule, dan ketentuan lainnya.” tegasnya.

Febmi mengatakan banyak pihak telah menanyakan detail pelaksanaan Piala AF Sport U-17. Karena itu, regulasi disiapkan secara matang sebelum diumumkan.

“Banyak yang sudah bertanya terkait kompetisi ini. Insya Allah setelah konsepnya benar-benar matang, secepatnya akan kita rilis.” tandasnya.

Dengan persiapan tersebut, Piala AF Sport U-17 diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi usia muda. Turnamen ini menjadi ruang menemukan dan mengasah talenta sepak bola Sumenep.

Jika berjalan sesuai rencana, kick off Piala AF Sport U-17 akan dimulai 10 Oktober 2026. Stadion Ahmad Yani Sumenep disiapkan menjadi panggung kompetisi sepak bola muda tersebut.

Komentar