Haul Raja-Raja Madura, Bupati Sumenep Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Leluhur

Infrastruktur1365 Dilihat

SUMENEP, Bongkar86.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar haul raja-raja Madura pada Jumat (30/10/2026) malam.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep dengan melibatkan ulama dan perwakilan kesultanan dari empat kabupaten di Madura.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., mengatakan haul tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para pemimpin terdahulu yang telah meletakkan dasar pembangunan di berbagai bidang, mulai dari agama, sosial, hingga ekonomi.

Menurutnya, haul raja-raja Madura telah dilaksanakan sudah lima tahun sebagai upaya mengingatkan masyarakat terhadap hubungan sejarah antarpemimpin di Madura serta nilai-nilai yang diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Haul raja-raja Madura ini kita laksanakan karena para pemimpin terdahulu memiliki keterkaitan satu sama lain. Mereka telah meletakkan fondasi dalam berbagai aspek, baik agama, sosial, maupun ekonomi,” kata Achmad Fauzi.

Ia menjelaskan, para leluhur juga mewariskan nilai-nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat, seperti menghormati orang yang lebih tua, menghargai guru, serta menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong.

Selain itu, para pemimpin terdahulu turut mengajarkan masyarakat untuk mengembangkan perekonomian melalui pertanian, perdagangan, dan berbagai kegiatan usaha.

“Para pemimpin kita telah mengajarkan bagaimana bertani, berdagang, dan berusaha. Fondasi itulah yang menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan hingga saat ini,” ujarnya.

Fauzi juga menyoroti pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama di Madura. Menurutnya, sikap saling menghormati dan memberikan ruang bagi setiap pemeluk agama merupakan nilai yang perlu terus dipertahankan.

Ia berharap, pelaksanaan haul tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meneladani nilai-nilai positif yang diwariskan para pendahulu.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Sumenep berupaya menjaga ingatan kolektif masyarakat terhadap sejarah kerajaan di Madura sekaligus memperkuat penghargaan terhadap warisan budaya dan nilai-nilai luhur para leluhur.(Iad/Apo)

Komentar